Wednesday, December 21, 2016

Pistol Penunjuk Laser Dengan Sasaran Optikal





Penunjuk laser atau laser pointer pada foto di atas mempunyai gagang kayu sehingga bentuknya menjadi pistol laser. Laser diaktifkan dengan menarik picu. Terdapat sirkuit yang menggunakan kondensor agar menyalakan laser selama kurang dari 1/4 detik. Tampak seperti ada peluru yang dilontarkan, sebagaimana video berikut:


Dengan menggunakan saklar, laser dapat disetel agar bersinar terus-menerus jika perlu digunakan sebagai pointer, saat presentasi di kantor misalnya.

Sasarannya seperti terlihat di bawah ini, akan membelokkan sinar laser sehingga memproyeksikan bentuk garis pada dinding atau layar di belakang sasaran tersebut. Sehingga dapat diketahui jika sasaran terkena sinar laser. Jika tidak mengenai sasaran maka sinar laser akan terlihat membentuk sebuah titik pada dinding.

 

Pada video berikut sasaran akan memproyeksikan sinar laser berbentuk bintang jika tepat di tengah sasaran (bullseye)


Jika terkena bagian pinggir sasaran maka laser akan terproyeksi membentuk garis. Video berikut memperlihatkan cahaya laser pointer saat mengenai setiap bagian lensa sasaran.



Karena sinar lasernya masih bisa dinyalakan secara kontinyu, maka pistol laser ini tetap bisa dipakai sebagai pointer untuk presentasi.

Tuesday, November 22, 2016

Radiator & Air Conditioner Fan Motor Noisy



Radiator fan and air conditioner fan motor noisy motor can be repaired by lubricating shaft of the motor. Lubrication can be done from the outside without opening the motor housing. But the fan needs to be removed to get access to the shaft.

The cost of this repair is quite cheap if compared with the price of a new motor that can reach hundreds dollar.

The procedure is quite easy and can be done at your garage. On some vehicles, it needs to open radiator hose to pull out the frame of the fan motor. Sometime it needs to remove the front grille, to get access to remove the air conditioner fan.

If the radiator hose must be removed, a new radiator coolant will be needed. Do not reuse the used radiator coolant, although it looks clean. Because of it's chemical properties may have changed because contaminated by dirt. Contaminated coolant is acidic (corrosive), radiator will be corroded. If the radiator coolant is not available, it can be replaced with clean water. And later coolant can be added into the radiator.

After the fan frame removed from the vehicle, it can be seen a nut that holds the fan on the motor shaft, as the following photos.


Loosen and remove the nut. Remove the fan of motor shaft.

In some types of motor, there is a spacer ring on the motor shaft. That spacer ring can be seen after the fan removed, as pointed by the red arrow in the photo below.


The ring can be easily removed by hand.

Spray lubricant such as WD-40 on the base of the motor shaft. Rotate the shaft by hand. The shaft may also be rotated by supplying electric current to the motor. Be cautious that the sprayed lubricant can be scattered everywhere when the motor shaft rotates. Make sure motor position is facing up so that the lubricant can penetrate down into the bearing. See photos below.


After the WD-40 seeps into bearing, then continue to apply lubrication oil to the motor shaft. I use a 20W-50 engine oil, which is applied by a syringe pump. See the photo below.


Rotate the shaft by hand, or by applying electric current to motor. Do it repeatedly until the sound of the motor become smoother, not noisy.

WD-40 lubricant is more dilute than oil so it seeps easily into bearing gap. If the oil is difficult to seep in, then spray again WD-40. That's why WD-40 lubricant is sprayed first in order to make the way for oil to seep.

The above procedure can also be applied to the air conditioner fan motor (pancake motor), as the following video.



At the beginning of the video, there is a rough noise from the motor, it sounds krkrkrkr when the motor rotates. The noise will sound louder if the fan and frame are fitted to the motor. Because the fan is made of plastic plate, and the frame is made of a metal plate. Both plates will be vibrating (resonance) so that motor noise will be much louder.

No need to open the motor housing. Because usually it will be difficult to put it back properly after the housing has been opened.

Sunday, October 23, 2016

Radiator & Air Conditioner Fan Motor Berisik





Radiator fan motor dan air conditioner fan motor yang berisik dapat diperbaiki dengan melumasi as atau poros fan motor tersebut. Pelumasan dapat dilakukan dari luar tanpa perlu membuka rumah motor. Tapi kipasnya perlu dilepas agar tidak menutupi porosnya.

Ongkos perbaikan ini cukup murah jika dibanding dengan harga untuk membeli fan motor baru yang dapat mencapai ratusan ribu rupiah, bahkan ada yang mencapai jutaan rupiah.

Prosedurnya cukup mudah dan dapat dilakukan sendiri di garasi rumah. Pada beberapa kendaraan harus membuka selang radiator untuk dapat mengangkat rangka fan motor keluar. Ada juga ada yang harus membuka grill depan, terutama untuk dapat melepas dan mengeluarkan air conditioner fan.

Jika selang radiator harus dilepas, maka sebaiknya radiator coolant harus diganti baru. Jangan menggunakan kembali radiator coolant yang lama walau tampak masih bersih. Karena sifat kimianya mungkin sudah berubah karena tercemar oleh kotoran. Jika coolant tercemar dan bersifat lebih asam (korosif), maka radiator akan mudah berkarat. Jika radiator coolant belum tersedia, dapat diganti dengan air bersih. Dan nantinya radiator coolant dapat ditambahkan ke dalam radiator.

Setelah rangka kipas dilepas dari kendaraan, maka akan terlihat sebuah mur yang memegang kipas pada poros motor, sebagaimana foto berikut.



Kendorkan dan lepas mur tersebut. Lepas juga kipas dari poros motor.

Pada beberapa jenis motor terdapat ring pada poros motor. Ring tersebut akan terlihat setelah kipas terlepas, sebagaimana ditunjuk oleh panah merah pada foto di bawah.


Ring tersebut dapat dengan mudah dilepas dengan tangan.

Semprotkan pelumas WD-40 pada pangkal poros motor. Putar-putar poros dengan tangan. Poros boleh juga diputar dengan memberi tegangan untuk menghidupkan motor. Hati-hati jangan sampai pelumas yang sudah disemprotkan bertebaran kemana-mana saat motor dihidupkan. Pastikan posisi motor menghadap ke atas agar pelumas dapat meresap dan turun ke dalam bantalan (bearing) motor. Lihat foto di bawah.


Setelah WD-40 meresap, maka lanjutkan dengan memberikan pelumas oli pada poros motor. Saya menggunakan oli engine 20w-50 yang diaplikasikan dengan suntikan. Lihat foto berikut.


Putar lagi motor dengan tangan, atau hidupkan dengan memberi tegangan listrik pada motor. Lakukan berulang-ulang sampai suara motor jadi halus, tidak berisik lagi.

Pelumas WD-40 lebih encer dari oli sehingga mudah meresap masuk di antara celah poros dengan bantalannya. Jika oli sulit meresap masuk, maka semprotkan lagi WD-40. Itulah sebabnya pelumas WD-40 disemprotkan lebih dulu agar membuka jalan bagi oli untuk meresap.


Prosedur di atas dapat juga diterapkan pada air conditioner fan motor yang berbentuk datar (pancake motor), sebagaimana pada video berikut;


Pada bagian awal video terdengar suara kasar dari motor, ada suara krkrkrkr saat motor berputar. Suara tersebut akan terdengar lebih nyata jika kipas terpasang dan fan dipasang pada rangkanya. Karena kipas terbuat dari pelat plastik, dan rangka fan terbuat dari pelat logam. Kedua pelat tersebut akan ikut bergetar (resonansi) sehingga suara kasar dari motor akan terdengar jauh lebih keras.

Tidak perlu membuka rumah motor. Karena biasanya akan sulit memasang kembali dengan benar jika rumah motor sudah dibuka.




Saturday, August 27, 2016

LED Kecil Disuplai 220 Volt AC Tanpa Trafo



Video berikut memperlihatkan bahwa LED kecil dengan tegangan maximal sekitar 3 vdc. LED dicatu dengan tegangan tinggi 220 vac dengan rangkaian yang sangat sederhana tanpa transformator. Sebuah dioda 1N4007 digunakan sebagai penyearah. Sebuah resistor 330 kiloohm digunakan sebagai pembatas arus.





Sirkuit berikut menggambarkan rangkaian komponen yang terhubung serie.

PERHATIAN: seluruh bagian dari rangkaian-rangkaian yang ada di artikel ini terhubung dengan tegangan tinggi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Jangan menyentuh rangkaian saat sedang terhubung dengan tegangan tinggi. Gunakan peralatan yang terisolasi dengan baik.

Dari skema sirkuit di atas:
VD adalah tegangan pada dioda penyearah 1N4007
VL adalah tegangan pada LED
VR adalah tegangan pada resistor 330 kiloohm
VAC adalah tegangan suplai 220 vac

Pada dioda, jika dioda 1N4007 dilalui arus atau diberi tegangan maju, maka akan timbul tegangan sebesar 0.6 volt (VD) di antara kaki anoda dan katodanya. Dioda dibutuhkan karena LED tidak tahan tegangan terbalik. Biasanya tegangan terbalik maximal yang diperbolehkan hanyalah 5 volt saja, jika lebih maka LED langsung putus. Tampak pada video lampu LED berkedip seperti bergetar pada frekuensi 50-60 hertz. Hal ini terjadi karena dioda hanya mengalirkan arus searah dengan setengah gelombang dari gelombang arus listrik bolak balik. Jika ingin mengurangi kedipan LED, maka dapat ditambahkan kondensor untuk meratakan arus, dan menggunakan dioda jembatan (kuproks) sebagai penyearah gelombang penuh.

LED yang digunakan pada video berdiameter 5 mm, LED ini mempunyai tegangan maju maximal sekitar 3 vdc. Ada juga LED yang bertegangan maximal hanya 2,2 vdc saja. Arus maju maximal biasanya sekitar 30 mA. Maka resistansi internal dari LED dapat dihitung menggunakan hukum Ohm, dengan tegangan maju maximal dianggap 3 volt:

Resistansi LED= tegangan / arus = 3 volt : 30 mA = 3 volt : (30 / 1000) ampere = 100 ohm



Pada skema di atas, VAC adalah tegangan jaringan listrik rumah yaitu 220 volt, maka tegangan di antara kaki-kaki resistor adalah:

Tegangan resistor = tegangan suplai - tegangan dioda - tegangan LED = VR

VR = VAC - VD - VL =  220 - 0.6 - 3 = 216,4 volt



Diketahui bahwa arus maximal LED adalah 30 mA, karena dirangkai serie maka arus tersebut juga melalui resistor dengan nilai ampere yang sama, sehingga nilai resistor dapat dihitung dengan hukum Ohm:

Resistansi = tegangan resistor / arus resistor = 216.4 volt / 30 mA = 216.4 volt : (30 /1000) ampere = 7.213,33 ohm.



Nilai resistor tersebut adalah nilai terkecil agar LED dapat menyala maximal, jika dikecilkan lagi maka LED
bisa putus karena tegangannya jadi terlalu tinggi.

Pada video sengaja digunakan resistor yang jauh lebih tinggi nilainya agar aman, dan tidak menyilaukan kamera. Dengan resistor 330 kiloohm LED warna putih tersebut sudah menyala sangat terang. Selanjutnya jika memang LED kurang terang, maka resistor dapat diperkecil dari nilai 330 kiloohm secara hati-hati.

Dalam memilih ukuran resistor, maka perlu dipertimbangkan kapasitas daya dari resistor tersebut. Untuk resistor 330 kiloohm maka daya resistor adalah:

Daya resistor = tegangan resistor x arus = tegangan resistor x tegangan resistor / resistansi

Daya resistor = VR x VR / 330.000 = 216.4 x 216.4 / 330.000 =  0.14 watt


Karena arusnya adalah arus searah yang terputus-putus atau setengah gelombang, maka daya aktual resistor adalah setengah dari daya di atas, yaitu 0.07 watt. Maka resistor dengan daya 1/4 atau 1/2 watt yang banyak tersedia dipasaran dapat digunakan dengan aman.

Perhatikan bahwa LED cenderung menjaga nilai tegangan di kaki anoda dan katoda tetap stabil. Sehingga resistansi internal dari LED akan berubah sesuai dengan arus yang melewatinya. Semakin besar arus maka semakin rendah resistansi internal LED. Semakin kecil arus maka semakin tinggi restansi internal LED.

Sebagaimana terlihat dalam video, walau arus yang melalui LED sudah sangat kecil sekitar 0,67 mA, tapi tegangan pada kaki LED masih mencapai 1,06 volt. Tegangan tersebut diukur dengan DC voltmeter, bukan AC voltmeter, karena arus yang melewati LED adalah arus searah. Maka resistansi internal LED dengan arus yang sangat kecil tersebut adalah:

Resistansi = 1,06 volt / 0,76 mA = 1,06 volt / 0,00076 ampere = 1.582,09 ohm


Secara teoritis, jika ada banyak LED disambung serie maka tidak dibutuhkan lagi resistor sebagai pembatas arus. Contoh perhitungan: diketahui LED dengan tegangan maximal 3 volt DC, maka untuk tegangan suplai 220 volt akan dibutuhkan LED sebanyak 220 / 3 = 73,3 buah yang disambung serie. Tentu jumlah tersebut adalah jumlah minimal, untuk amannya maka harus lebih banyak LED yang disambung serie.  Dan dioda penyearah tetap dibutuhkan, cukup satu (1x) buah saja.


Sirkuit berikut menggambarkan rangkaian dengan dioda terhubung paralel dengan LED.

Pada rangkaian di atas, LED akan menyala saat arus mengalir dari kiri ke kanan. LED akan mati saat arus mengalir dari kanan ke kiri melalui dioda, bukan melalui LED. Kelemahan rangkaian ini adalah, terdapat konsumsi daya listrik saat arus mengalir dari kanan ke kiri, walau LED tidak menyala.

Tegangan VL hanya akan timbul saat LED menyala. Dan tegangan VD hanya akan timbul saat LED tidak menyala. Karena arus yang melalui rangkaian adalah arus bolak-balik, maka akan sulit untuk mengukur tegangan LED (VL) dengan akurat. Tegangan pada resistor (VR) adalah tegangan bolak-balik.

Pada rangkaian di atas, resistor diganti dengan kapasitor. Jika dilalui oleh arus bolak-balik, maka kapasitor akan bekerja seperti resistor. Resistansi kapasitor disebut reaktansi, karena resistansi pada kapasitor adalah reaksi dari kapasitor tersebut terhadap arus bolak-balik. Agar didapat nilai reaktansi yang tepat, maka ukuran kapasitor dapat dihitung dengan rumus:

Reaktansi kapasitor = Xc = 1 / (2 . Pi . f . C )

Jika reaktansi kapasitor disetel sama dengan resistansi sebagaimana pada rangkaian sebelumnya, yaitu 330 kiloohm, dan frekuensi tegangan bolak-balik ( f ) adalah 50 hertz . Maka ukuran kapasitor adalah:

C = 1 / (2 . Pi . f . Xc) = 1 / (2 x 22/7 x 50 x 330.000) = 9.65 x 10 ^ (-9) = 9.65 nanofarad

Atau bisa dibulatkan menjadi 10 nanofarad. Tapi masalahnya kapasitor ini harus tahan terhadap tegangan tinggi, minimal mencapai 250 volt. Dan kapasitor ini juga harus dari tipe kapasitor untuk arus bolak-balik (AC), yang mana biasanya harganya lebih mahal dari kapasitor arus searah (DC).

Secara teoritis kapasitor pada rangkaian ini tidak akan menimbulkan panas. Karena kapasitor mengeluarkan kembali energi listrik yang ditampungnya, tidak dalam bentuk energi panas. Sehingga tidak perlu ada perhitungan daya. Tapi pada prakteknya material dielektrik di dalam kapasitor dapat menimbulkan panas, sebagai effek dari perubahan-perubahan tegangan. Hal ini sering terjadi pada frekuensi tinggi. Maka diperlukan kapasitor dengan bahan dielektrik yang bagus, dan tentu saja harganya lebih mahal.

Jika nyala LED masih kurang terang, maka ukuran kapasitor diperbesar secara hati-hati. Sifat kapasitor pada arus bolak-balik adalah kebalikan resistor. Pada resistor, semakin tinggi nilainya maka semakin besar hambatannya. Pada kapasitor, semakin tinggi nilainya maka semakin kecil hambatannya terhadap arus bolak-balik, sebagaimana dapat dihitung pada rumus reaktansi di atas.

Adakalanya LED sangat sensitive dan tidak tahan terhadap tegangan terbalik. Untuk itu perlu ditambahkan dioda penyearah, sebagaimana skema berikut.


Tampak pada rangkaian di atas, ditambahkan sebuah dioda penyearah yang disambung serie dengan LED. Sehingga LED benar-benar terlindung dari tegangan terbalik.

Karena pertimbangan-pertimbangan di atas, dari semua rangkaian-rangkaian tersebut maka rangkaian yang disarankan dan akhirnya divideokan adalah rangkaian yang paling atas.







Tuesday, August 9, 2016

Dapatkan Uang Rp 500.000,- (Lima Ratus Ribu) GRATIS Dari Kartu Citibank


Dapatkan duit cash back Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) GRATIS dari kartu kredit Citibank. Dapatkan juga diskon di beberapa restoran seperti: Outback, The Ducking Group, Bakmi GM, Jun Njan, Eat&Eat, Ta Wan, Holycow, Hoka Hoka Bento, Boga Group; Lazada, Blibli, Electronic City, Matahari Dept Store, Optik Seis, Optik Melawai, tiket pesawat terbang, dan lain-lain. Juga tersedia program EazyPay guna meringankan cicilan Anda, bagaikan mendapat kredit murah tanpa agunan dan tanpa administrasi yang lama dan merepotkan, sehingga Anda dapat segera membeli dan memiliki barang idaman Anda sebelum stocknya habis terjual.

Cukup dengan mengajukan secara online tanpa banyak dokumen, lebih detail klik di sini.

Atau copy-paste alamat berikut di browser Anda:
https://www.citibank.co.id/apply-online/credit-card/newmgm.htm?rcid=9183101897


accu    aki    angin    atap    baterai    batere    belajar    brazil    cara    cas    charge    elektronik    excel    fungsi    genset    global    gps    isi    kabel    kalkulasi    kapal    kedip    kereta    koordinat    kucing    kva    lampu    luas    membuat    mengatasi    meter    miring    mobil    motor    olimpiade    perbaiki    pokemon go    positioning    rasio    recharge    rem    rio de jenairo    roda    rpm    rumah    satelit    sederhana    solar    sudut    system    tacho    tachometer    tanah    ulang    voltmeter    

Thursday, July 28, 2016

Shy Little Cat Likes To Hunt Mouse



This video shows a little cat which like to hunt and eat mouse, but a bit shy.




Kucing Kecil Pemalu Suka Berburu Tikus

Video ini menunjukkan kucing kecil yang suka berburu dan makan tikus, tapi agak pemalu.

Wednesday, June 29, 2016

Sundanese Bamboo Raft Fisherman At Saguling Lake



A fisherman bamboo raft at Saguling lake, Padalarang, West Java, Indonesia. It is contrast with modern housings at background. Gps coordinates -6.8660097,107.4767258 , with camera is facing to south.


Sebuah rakit bambu nelayan di danau Saguling, Padalarang, Jawa Barat, Indonesia. Hal ini kontras dengan rumah modern pada latar belakang. Koordinat GPS -6.8660097,107.4767258, dengan kamera menghadap ke selatan.

Friday, June 3, 2016

Battery Powered Submarine Educational Science Toy






The book is available in google play and google books:
https://play.google.com/store/books/details?id=ExjjDAAAQBAJ
https://books.google.co.id/books/about?id=ExjjDAAAQBAJ&redir_esc=y

Ebook is available for purchase in the Amazon Kindle Store in some countries, with title as below:
"How To Make Science Toys Ship & Submarine: Made Of Household Materials, Battery Powered"


This science toy submarine is driven by an electric DC motor and powered by 1x (one) AAA size battery. Submarine body is made off drinking straw, polystyrene, rubber bands, and colored plastic sheet.

Although it is made of household material, with a certain design this submarine educational toy can be set to float, hover in water, or dive to the bottom of swimming pool. The setting is done with no replacement of any component. This submarine can achieve speed 56 centimeter per second or about 1.8 foot per second.


The following video shows the submarine is hovering very close to water surface, sometime it reaches water surface, or floats.


To set submarine floating on the water surface is fairly easy, making it sink is the easiest. But it is not easy to make the submarine hovering in the water. With this science toy, we can set it to hover in the water.

Both of the following videos are featuring the submarine hovers in the water, about 20-50 cm below the water surface.





The video below shows the submarine set to dive to the bottom of swimming pool.




Saturday, May 21, 2016

Mainan Sains Kapal Selam Tenaga Baterai



Bukunya tersedia di google play dan google books:
https://play.google.com/store/books/details?id=SzfjDAAAQBAJ
https://books.google.co.id/books/about?id=SzfjDAAAQBAJ&redir_esc=y


Kapal selam mainan sains ini digerakkan oleh motor listrik (dinamo) dengan tenaga dari 1x (satu) buah baterai ukuran AAA. Bodi kapal selam terbuat dari sedotan minuman, polystyrene (gabus), karet gelang, dan lembaran plastik berwarna.

Walaupun terbuat dari material yang ada di rumah tangga, dengan desain tertentu kapal selam mainan edukatif ini dapat diatur agar mengapung, melayang dalam air, atau menyelam ke dasar kolam. Pengaturan dilakukan dengan tidak ada penggantian komponen apapun. Kapa selam ini dapat mencapai kecepatan 56 centimeter per detik.

Video berikut memperlihatkan kapal selam melayang sangat dekat dengan permukaan air, terkadang muncul ke permukaan air, atau mengapung.



Membuat suatu kapal terapung di permukaan air cukup mudah, membuatnya suatu kapal tenggelam adalah paling mudah. Tapi tidaklah mudah untuk membuat kapal selam melayang dalam air. Dengan mainan sains ini, kita dapat menyetelnya agar melayang di dalam air.

Kedua video berikut menampilkan kapal selam sedang melayang di dalam air, sekitar 20-50 cm di bawah muka air.





Video di bawah menampilkan kapal selam yang disetel untuk menyelam hingga mencapai dasar kolam renang.





Friday, April 22, 2016

Lake Of Coal Mine Project Tenggarong East Kalimantan


The scenery of a lake which was a quarry of Multi Harapan Utama (MHU) coal mine project, Tenggarong, Kutai Kertanegara, East Kalimantan.


Pemandangan danau ini sebelumnya adalah bekas lubang tambang Multi Harapan Utama (MHU) proyek tambang batu bara, Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Thursday, March 24, 2016

Drinking Straw Submarine In Swimming Pool



The book is available in google play and google books:
https://play.google.com/store/books/details?id=ExjjDAAAQBAJ
https://books.google.co.id/books/about?id=ExjjDAAAQBAJ&redir_esc=y

Ebook is available for purchase in the Amazon Kindle Store in some countries, with title as below:
"How To Make Science Toys Ship & Submarine: Made Of Household Materials, Battery Powered"


Drinking straw in video has been fitted with electric motor, battery, propeller, wing, and float to make it hover in the water. This science toy looks like a submarine or a torpedo. Because it has a polystyrene 'tower', I think it is more like a submarine than a torpedo.

It is an application of Archimedes' principle. It is not floating on water surface, but it is not sinking. Archimedes' principle: a water submerged object will get upward force equal to the weight of water displaced by the object. By calculating the weight of submarine, and submarine volume equal to the weight of water displaced, to allow submarine to hover in the water.

This science toy submarine is driven by a small direct current (DC)  motor which is powered by a single triple A (AAA) battery.


YouTube video address: https://youtu.be/rV3qQjdmEDk

Bukunya tersedia di google play dan google books:
https://play.google.com/store/books/details?id=SzfjDAAAQBAJ
https://books.google.co.id/books/about?id=SzfjDAAAQBAJ&redir_esc=y


Kapal Selam Sedotan Minuman Di Kolam Renang
Sedotan dalam video telah dilengkapi dengan motor listrik, baterai, baling-baling, sayap, dan pelampung untuk membuatnya bergerak melayang-layang di dalam air. Mainan sains ini terlihat seperti kapal selam atau torpedo. Karena memiliki 'menara' polystyrene, saya pikir mainan ini lebih mirip kapal selam daripada torpedo.

Ini adalah aplikasi dari prinsip Archimedes. Kapal selam ini tidak mengambang di permukaan air, tapi juga tidak tenggelam. Prinsip Archimedes: benda yang terendam dalam air akan mendapatkan gaya ke atas sama dengan berat air yang dipindahkan oleh benda tersebut. Dengan menghitung berat kapal selam, dan volume kapal selam sama dengan berat air yang dipindahkan, untuk memungkinkan kapal selam agar melayang di dalam air.

Kapal selam mainan sains ini digerakkan oleh motor arus searah (DC) yang kecil dengan daya dari baterai tunggal triple A (AAA).


Thursday, February 25, 2016

Big Fishes In Sewer, Mangga Dua, Jakarta



There are some big fishes in Jakarta sewer. Dark grey fishes are about half meter length. Location at front of number 32 building at Mangga Dua Raya road, Ancol.

This is an evidence that sewer water in Jakarta still can provide good nutrition for fish farming. Hopefully all sewers in Jakarta will be much cleaner in the future, so it will be a lot more fishes in those sewers.

GPS coordinates of video location -6.137798, 106.8209162


Ikan Besar-besar Dalam Selokan, Mangga Dua, Jakarta

Ada beberapa ikan besar di selokan Jakarta. Ikan abu-abu gelap panjangnya sekitar setengah meter. Lokasi di depan gedung nomor 32 di jalan Mangga Dua Raya, Ancol.

Ini merupakan bukti bahwa air selokan di Jakarta masih dapat memberikan nutrisi yang baik untuk budidaya ikan. Mudah-mudahan semua selokan di Jakarta akan jauh lebih bersih di masa mendatang, sehingga akan lebih banyak ikan di dalam selokan tersebut


.

Wednesday, January 27, 2016

Homemade Baking Powder Powered Submarine Toy



This homemade toy submarine is powered by baking powder, no need battery / electric power. It can dive and surface, and also can move forward. This submarine science toy is using domestic item such as: origami of plastic paper and polystyrene. It looks like a real submarine. Those domestic materials are often wasted and useless, and become pollution. But now we can use them to make a beautiful working submarine like the real one.

The book is available at Google Play, or go to below address:
https://play.google.com/store/books/details?id=Zvy8CwAAQBAJ

Ebook is available for purchase in the Amazon Kindle Store in some countries, with title as below:
"HOMEMADE WORKING MODEL SUBMARINE: BAKING POWDER POWERED"


video

Mainan kapal selam bikinan sendiri ini digerakkan oleh baking powder (bubuk pengembang kue), tanpa baterai / listrik. Kapal selam ini bisa menyelam dan kembali muncul ke permukaan, dan juga dapat bergerak maju. Kapal selam mainan sains ini menggunakan bahan-bahan rumah tangga seperti: origami kertas plastik dan polystyrene (gabus). Terlihat seperti kapal selam sebenarnya. Bahan-bahan rumah tangga tersebut sering terbuang percuma, dan menjadi polusi. Tapi sekarang kita dapat menggunakannya untuk membuat kapal selam yang indah bergerak seperti kapal selam sebenarnya.

Bukunya sudah tersedia di Google Play, atau di alamat berikut:
https://play.google.com/store/books/details?id=_trNCwAAQBAJ