Sunday, May 10, 2015

Boat Sails Without: Engine, Electric Motor, Wind Blow



Fast, long distance,yet controllable direction, and even can take u-turn. The self-propelled red boat in video seems to know where to go.

Model boat in video can sail without burning fuel, without electric power, and without wind blow. The boat is very simple, nothing moving parts inside the boat to propel it.

The boat is using surface tension to sail. It is often called Marangoni effect. The effect is named after Italian physicist Carlo Marangoni, it was published in 1865 for his doctoral dissertation at the University of Pavia, as cited from Wikipedia.

The boat sails for about 3 laps, with a total about 33 meters distance, in about 8 minutes 44 seconds.

The boat uses body wash soap as propellant with only 1 (one) droplet of about 3 mm diameter, about 14 millimeters volume of droplet. The propellant is: Johnson's baby top-to-toe-wash.

Boat is designed to have a big area for propellant to react with water. Boat also designed with certain front angle to split open propellant polluted water surface, so the boat can sail back to previous location. Only about 25 liters of water in the gutter, and the boat can sail for 3 laps before stopped as it hits u-turn wall.

If only it is a continuous gutter without u-turn, the boat could sail up to 100 meters in about 30 minutes.

The book is available on Google Play or go to below address:




The video also can be viewed in YouTube address: http://youtu.be/83yBRvNm4HE




Perahu Berlayar Tanpa: Engine (Mesin Penggerak), Motor Listrik, Tiupan Angin

Kencang, jarak tempuh jauh, namun arah terkendali, dan bahkan dapat berbelok di tikungan U (u-turn, tusuk konde). Perahu merah dalam video dapat bergerak sendiri dan seperti tahu ke mana harus pergi.

Model perahu dalam video diatas dapat berlayar tanpa membakar bahan bakar, tanpa listrik, dan tanpa angin bertiup. Perahu sangat sederhana, tidak ada bagian yang bergerak di dalam perahu untuk menggerakkan perahu.

Perahu menggunakan tegangan permukaan untuk berlayar. Hal ini sering disebut efek Marangoni. Efek ini dinamai dengan nama fisikawan Italia Carlo Marangoni, dalam disertasi doktornya di University of Pavia yang diterbitkan pada tahun 1865, seperti dikutip dari Wikipedia.

Perahu berlayar sejauh sekitar 3 lap, dengan total sekitar jarak 33 meter, di sekitar 8 menit 44 detik.

Perahu menggunakan sabun pembersih tubuh (body wash) sebagai propelan (zat yang menggerakkan) dengan hanya 1 (satu) tetes dengan sekitar 3 mm diameter, sekitar 14 milimeter volume tetesan. Propelan yang digunakan adalah: Johnson's baby top-to-toe wash.

Perahu dirancang untuk memiliki area yang besar agar propelan dapat bereaksi dengan air. Perahu juga dirancang dengan sudut depan tertentu untuk membelah dan mengupas permukaan air yang sudah tercemar propelan, sehingga perahu bisa berlayar kembali ke lokasi sebelumnya. Hanya sekitar 25 liter air di dalam saluran, dan perahu dapat berlayar selama 3 lap sebelum berhenti sesudah menabrak dinding tikungan U.

Jika saja saluran air tersebut memanjang lurus tanpa tikungan U, perahu bisa berlayar hingga 100 meter dalam waktu sekitar 30 menit.

Bukunya sudah tersedia di Google Play, atau pergi ke alamat berikut:
https://play.google.com/store/books/details?id=sKemCQAAQBAJ

No comments:

Post a Comment

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site