Friday, May 25, 2012

Tips Untuk Memilih Air Conditioner Rumah


Pendingin ruangan atau AC (Air Conditioner) sangat dibutuhkan di daerah dengan temperatur lingkungan di atas 25 derajat Celcius. Alat ini menggunakan energi yang besar dan kadang dinyalakan terus menerus selama 24 jam. Kesalahan memilih AC akan menyebabkan pemborosan biaya.


Dulu AC window sangat populer, sampai kemudian ditemukan AC split ,yaitu suatu AC yang mempunyai unit evaporator dan kondensor terpisah. Evaporator berfungsi menyerap panas dari ruangan, dan kondensor berfungsi membuang panas ke udara di luar ruangan. Pada AC split, evaporator ditempatkan di dalam ruangan, dan kondensor ditempatkan di luar ruangan. Kondensor mempunyai komponen yang disebut kompresor yang berfungsi untuk menekan dan memompa zat pendingin (refrigeran, freon) agar bersirkulasi guna memindahkan panas. Foto di atas memperlihatkan evaporator atau indoor unit, dan foto dibawah memperlihatkan condenser atau outdoor unit dari AC split.


BTU (British Thermal Unit) adalah satuan panas yang digunakan untuk mengukur kemampuan AC memindahkan panas dari dalam ruangan. Semakin besar angka BTU maka makin banyak panas yang bisa dikeluarkan AC dari ruangan, sehingga semakin dingin ruangan tersebut. Satuan ini biasa ditulis pada spesifikasi AC sebagai BTU/h atau BTU per jam.

Untuk ketinggian langit-langit standard, sekitar 3 meter, maka dapat menggunakan tabel estimasi di bawah untuk menentukan kapasitas BTU yang dibutuhkan. Jika menggunakan AC dengan kapasitas BTU yang terlalu kecil, maka AC akan bekerja extra keras. Jika menggunakan AC dengan kapasitas BTU yang terlalu besar, untuk menjaga agar temperatur tidak terlalu dingin maka kompressor AC akan terlalu sering on-off sehingga memboroskan listrik walau AC sudah disetel minimal.


Jika ruangan berada ditempat yang terkena sinar matahari atau sumber panas lain, maka tambahkan nilai BTU sekitar 10%. Jika ruangan berada ditempat teduh, maka kurangi nilai BTU sekitar 10%.

Jika ruangan ditempati oleh lebih dari 1 orang maka tambahkan 600 BTU per orang.

Untuk AC dapur, tambahkan 4000 BTU agar kuat melawan panas dari kompor.

Untuk gedung besar yang lebih komplex, biasanya tidak menggunakan tabel estimasi dalam menentukan BTU. Tapi ada prosedur perhitungan yang mempertimbangkan temperatur bola basah (tanpa pengaruh radiasi panas) dan temperatur bola kering (terpapar radiasi panas), juga kelembaban udara. Untuk sistem pendingin rumah, maka tabel estimasi diatas sudah memadai.

Selain BTU, ada juga dikenal satuan PK dari bahasa Belanda: paardenkracht, yang berarti daya kuda, besarnya sama dengan 735.5 watt. Satuan ini sebenarnya digunakan untuk mengukur kekuatan kompressor AC, bukan kemampuan pendinginan AC. Dulu memang daya AC yang diukur dengan PK hampir sama dengan daya yang diukur dalam watt, tapi sekarang AC semakin irit sehingga untuk 5000 BTU/h cukup dengan daya sekitar 300 watt, tidak lagi sebesar 1/2 PK atau 370 watt. Secara umum relasi antara PK dan BTU adalah:


Satuan lain yang biasa digunakan untuk mengukur kekuatan kompresor adalah hp (horse power, Inggris dan Amerika). Satu horse power sama dengan 746 watt. Juga ada satuan PS (Pferdestärke, Jerman), dimana 1 PS = 735.5 watt.

Satuan lain yang digunakan pada AC adalah watt, ini adalah daya total yang butuhkan AC untuk beroperasi. AC membutuhkan daya listrik untuk menggerakkan kompresor, blower di evaporator, dan aksesoris seperti: panel kontrol, timer, pengarah angin yang berganti arah secara otomatis (swing louver), dll.  Semakin banyak aksesoris maka semakin boros daya (watt). Jadi untuk menentukan performa AC sebaiknya berpedoman pada BTU dan watt. Semakin besar BTU semakin dingin AC, semakin kecil watt semakin irit AC tersebut. 

Bagi Anda yang familiar dengan thermodinamika, harap menjadi perhatian bahwa dalam system pendingin ruangan (AC), satuan BTU/h tidak sama dengan 0.2928104 watt sebagaimana biasanya. Pada AC digunakan sistem pengukuran berdasar pada Seasonal Energy Efficiency Ratio (SEER) yang ditetapkan oleh Air Conditioning, Heating, and Refrigeration Institute.

Perbandingan kemampuan pendingin terhadap daya disebut Cooling Capacity per watt , semakin besar angkanya semakin baik. Cooling Capacity per watt disebut juga SEER (Seasonal Energy Efficiency Ratio).

Untuk AC LG Hercules Mini 4500 BTU/h dan konsumsi daya 260 watt, maka Cooling Capacity per watt adalah 4500/260 = 17.31 BTU/Wh

Untuk AC Panasonic Alowa 5000 BTU/h dan konsumsi daya 320 watt, maka Cooling Capacity per watt adalah 5000/320 = 15.63 BTU/Wh

Sedangkan AC Samsung AS05TSRN Virus Doctor 4991 BTU/h dan konsumsi daya 310 watt, sehingga ratio nya 4991/310 = 16.1 BTU/Wh

Jika ruangan anda mempunyai langit-langit tinggi, jangan memasang AC pada posisi yang terlalu tinggi. Karena akan menambah volume udara yang harus didinginkan AC. Tinggi pemasangan evaporator AC adalah sedikit lebih tinggi dari kepala jika berdiri, atau sekitar 2 meter dari lantai. Udara dingin mempunyai berat jenis yang lebih berat dari udara panas, maka udara dingin akan berkumpul di bawah, dan udara panas terjebak di atas. Inilah sebabnya pendingin makanan di supermarket dengan pintu di atas (top loading) dapat dibiarkan terbuka, dan temperatur makanan tetap terjaga dingin.

Di bagian atas evaporator terdapat lubang-lubang untuk mengisap udara panas di dalam ruangan. Posisi evaporator yang terlalu dekat dengan plafon akan menghambat aliran udara panas yang akan didinginkan oleh evaporator. Pastikan pemasangan evaporator sesuai petunjuk pabrikan AC.

Furniture dan barang-barang di dalam ruang dapat mempengaruhi kerja AC. Semakin banyak dan semakin besar furniture dan barang-barang di dalam ruang, maka semakin sedikit volume udara yang harus didinginkan AC, sehingga kerja AC semakin ringan. Tapi jika furniture dan barang-barang tersebut menghalangi sirkulasi udara dari indoor unit (evaporator AC) ke penghuni ruang dan sebaliknya, maka dinginnya AC tidak terasa oleh penghuni.

Jangan tempatkan evaporator AC berhadapan langsung dengan pintu, karena udara dingin akan mudah keluar dari ruangan saat orang keluar masuk melalui pintu tersebut. Isolasi ruangan dengan baik agar udara dingin tidak mudah keluar.

Temperatur ruang yang nyaman dapat berbeda bagi setiap orang. Bagi mereka yang tinggal di daerah tropis temperatur kamar sekitar 25 derajat Celsius cukup nyaman dan sehat. Bagi mereka yang tinggal daerah dingin, kisaran temperatur nyaman adalah 18 - 22 derajat Celsius

Beberapa orang mempunyai kebiasaan menyetel temperatur AC kamar sedingin-dinginnya, lalu menggunakan selimut tebal saat tidur. Hal ini sebenarnya tidak sehat dan boros listrik.  Untuk tidur nyaman dan nyenyak sebaiknya menggunakan pakaian yang longgar dan tanpa selimut agar Anda mudah bernapas dan bebas bergerak saat tidur. Selimut hanya baik digunakan jika Anda sedang sakit. Jika ruangan terlalu dingin maka perbedaan temperatur ruangan dan temperatur dalam selimut dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Saat tidur dengan selimut tebal di kamar yang sangat dingin, Anda akan mudah terbangun jika kaki atau tangan Anda keluar dari selimut dan terpapar udara kamar yang sangat dingin. Jika Anda sering terbangun saat tidur malam, maka istirahat Anda jadi kurang effektif sehingga dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Outdoor unit (condenser) ditempatkan pada lokasi yang beraliran udara agar dapat melepaskan panas dengan baik. Lokasi outdoor unit juga harus mudah dijangkau jika unit akan dicuci dan diservis. Walaupun outdoor unit kebal cuaca, tapi sebaiknya dipasang ditempat teduh sehingga terlindung dari debu dan panas matahari, serta sumber panas lain.

Sebaiknya AC menggunakan jaringan listrik tersendiri, tidak bergabung dengan perlengkapan listrik lain. Terutama jika AC digunakan terus-menerus selama 24 jam, guna mencegah jaringan listrik terlalu berat menanggung beban yang dapat mengakibatkan panas dan kebakaran. Jadi, suplai listrik ke perangkat AC sebaiknya menggunakan jalur atau kabel dan sekring tersendiri.

Ukuran sekring dan kabel ditentukan oleh besarnya arus listrik. Relasi antara arus, tegangan dan daya adalah:
          Arus = Daya : Tegangan

Jadi untuk AC berdaya 220 watt, dengan tegangan 220 volt, maka arus yang mengalir adalah 220/220 = 1 ampere. Tapi pada saat start, AC akan menarik arus lebih banyak, dapat mencapai 1,5 sampai 2 kali lipat dari arus normalnya. Untuk itu baca spesifikasi AC anda untuk memastikan berapa besar arus yang dibutuhkan, agar dapat pastikan ukuran sekring dan kabel yang akan digunakan untuk AC tersebut. Jangan lupa bahwa AC membutuhkan konektor listrik spesial supaya aman.

Saat ini populer digunakan AC yang dengan sistem inverter. AC tipe inverter mempunyai kompresor yang dapat diatur kecepatannya sesuai temperatur ruangan. Nama inverter merujuk pada alat pengendali motor AC yang digunakan untuk menggerakkan kompresor. Jika tanpa inverter maka kompresor akan selalu bekerja pada kapasitas maximal, dan untuk mengatur suhu ruang maka kompresor dihidup-matikan (on-off operation). Masalahnya pada saat start motor dari kompresor akan menarik daya 1.5 sampai 2 kali lebih besar dari daya normalnya. Sedangkan pada AC inverter, motornya hidup terus-menerus, dan kecepatannya yang diatur agar sesuai dengan temperatur yang diinginkan, tidak harus selalu kecepatan penuh. Setahu saya AC inverter paling kecil saat ini berdaya sekitar 590 watt.

6 comments:

  1. Terima kasih anda telah memberikan kesempatan untuk berkomentar. Artikel anda sangat bagus. Semoga bermanfaat untuk semua

    ReplyDelete
  2. numpang komentar ya, artikel ini sangat membantu saya yang akan pasang ac di rumah

    ReplyDelete
  3. Nice info, thanks.

    ReplyDelete
  4. nice info gan....jadi lebih ngerti soal ac

    ReplyDelete
  5. Terima kasih.. informasinya sangat membantu sekali

    ReplyDelete

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site