Wednesday, May 30, 2012

Tips Mencari Rumah Yang Cocok Untuk Disewa


Bagi beberapa orang, memiliki rumah sendiri belumlah menjadi kenyataan. Hal ini bisa terjadi karena belum mampu membeli rumah, sering berpindah-pindah kota karena kerja, tugas, bisnis, dll. Bagi mereka ini menyewa rumah adalah solusi terbaik. Tapi kadang rumah yang sudah disewa ternyata tidak cocok untuk bagi anda. Untuk itu perlu ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Yang paling penting adalah lingkungan rumah yang akan disewa. Cari tahu dengan berbincang-bincang dengan para tetangga atau masyarakat sekitarnya sambil anda mensurvei lingkungan sekitar rumah yang akan disewa. Hal ini penting demi kenyamanan dan keamanan anda jika anda tinggal di rumah itu. Hubungan anda dengan masyarakat sekitar rumah akan sangat membantu jika anda menetap di lingkungan masyarakat tersebut.


Pertimbangkan harga sewa, jangan sampai anda terus menerus mengontrak rumah tanpa mampu mencicil rumah sendiri. Nilai sewa sebaiknya tidak lebih dari 30% dari pendapatan anda. Anda harus menabung untuk membeli rumah sendiri jika tidak ingin menjadi penyewa abadi.

Perhatikan apakah rumah tersebut rawan bencana seperti banjir. Salah satu ciri rumah yang mudah terkena banjir adalah berada pada dataran rendah yang dekat dengan saluran air, sungai kecil, danau, dll. Rumah yang sudah terkena banjir akan berciri pada tembok yang lembab, adanya perbedaan warna cat pada dinding, cat yang pernah terkena banjir akan lebih gelap dan agak kuning. Periksa apakah ada kerusakan pada rumah tersebut sebelum anda sewa, bicarakan dengan pemilik rumah jika ada kerusakan agar jelas siapa yang akan memperbaiki. Jika rumah disewa komplit dengan furniture, periksa juga kondisi furniture tersebut.

Keamanan dari gangguan lingkungan juga perlu diperhatikan, tanyakan pada warga sekitar tentang situasi keamanan dan bagaimana mereka menjaga keamanan lingkungan di sekitar rumah yang akan disewa.

Tranportasi perlu dipertimbangkan, apakah anda sehari-hari menggunakan motor atau mobil atau menggunakan kendaraan umum sebagai transportasi ke tempat kerja. Jika anda mengandalkan kendaraan umum, maka lokasi rumah yang akan disewa harus mempunyai akses yang dekat ke terminal atau stasiun kendaraan umum, sebaiknya berjarak maximal sejauh 15 menit berjalan kaki. Perhatikan pula jam-jam saat kendaraan umum tersebut tersedia, jangan sampai anda terlalu pagi berangkat atau terlalu larut pulang sehingga tidak ada kendaraan umum yang tersedia. Jika anda mempunyai kendaraan pribadi maka perlu dipastikan tempat parkir yang aman bagi kendaraan anda, dan akses kendaraan untuk memasuki rumah tersebut.

Akses ke fasilitas umum seperti pasar, sekolah, rumah sakit penting dipertimbangkan, apalagi jika anda menempati rumah tersebut bersama keluarga. Pendidikan anak perlu menjadi perhatian selama anda menempati rumah tersebut. Anggota keluarga wanita dan anak perempuan mungkin perlu perhatian dan pertimbangan khusus, terutama yang berhubungan dengan keamanan dan lingkungan di rumah. Apalagi jika anda jarang berada di rumah.

Mungkin anda perlu melakukan sedikit perubahan pada rumah yang akan disewa untuk keperluan bisnis misalnya. Untuk itu diskusikan dengan pemilik rumah. Jangan sampai pemilik rumah tidak suka dengan perubahan yang anda buat. Juga bicarakan pihak mana dan bagaimana ongkos perubahan pada rumah itu akan ditanggung.

Dulu rumah yang mempunyai telepon bernilai sewa lebih tinggi sekitar 10% daripada rumah yang tidak mempunyai telepon. Sekarang tidak lagi terjadi, karena populernya ponsel sehingga rumah dengan telepon tidak lagi mempunyai perbedaan nilai sewa yang berarti. Kecuali jika anda membutuhkan fax yang menggunakan telepon rumah atau telepon kabel, maka hal ini perlu dipertimbangkan.

Jika anda bermaksud menjalankan bisnis online di rumah yang akan disewa, maka perlu mempertimbangkan koneksi internet. Misalnya anda menggunakan koneksi internet dengan tanpa kabel (wireless) seperti Telkomsel Flash maka harus dipastikan bahwa kekuatan sinyal di sekitar rumah tersebut cukup kuat.

Jika anda mempunyai hewan peliharaan, pastikan apakah pemilik rumah dan tetangga anda tidak merasa terganggu. Beberapa orang tidak suka dengan hewan tertentu karena dianggap membawa penyakit, flu burung misalnya.

Jangan lupa untuk membuat perjanjian kontrak dengan pemilik rumah, baca dengan seksama agar mengerti isi perjanjian tersebut. Perhatikan point-point yang disebutkan dalam perjanjian tersebut, guna mencegah masalah hukum. Dan tentu saja diskusikan harga sewa dan fasilitas apa saja yang bisa anda dapat.

1 comment:

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site