Saturday, March 17, 2012

Cara Mengisi Ulang (Recharge) Aki Kendaraan




Mengisi-ulang (recharge) atau secara awam dikenal dengan sebutan cas aki (charge), adalah usaha atau upaya untuk membalik reaksi kimia pada aki (accu, accumulator). Saat mengeluarkan daya listrik, cairan asam di dalam aki bereaksi dengan sel-sel aki. Produk dari reaksi tersebut adalah arus listrik. Produk sampingannya adalah terbentuknya endapan pada sel-sel aki. Lama kelamaan produk endapan semakin menumpuk, air aki berkurang keasamannya atau menjadi tawar, sel-sel tidak lagi bersentuhan dengan air aki, maka tegangan dan arus aki jadi menurun. Mengisi-ulang aki adalah usaha atau upaya melepas endapan pada sel-sel aki sehingga endapan tersebut kembali larut dalam air aki dan meningkatkan keasaman air aki.

Jika endapan pada sel-sel aki sudah terlalu banyak menumpuk dalam waktu yang lama maka aki tidak dapat diisi-ulang lagi dan harus diganti baru. Ada pendapat menyatakan bahwa sel-sel aki bisa dibersihkan endapannya dengan mengisi aki dengan air panas untuk mencuci dan menguras sel-sel aki. Tapi cara ini beresiko merusak sel-sel aki.

Ada juga cara kimia untuk mengurangi endapan pada sel-sel aki, yaitu dengan cara menambahkan produk zat kimia setiap satu bulan sekali. Menurut saya, sebenarnya aki tidak didesain untuk diperbaharui dengan cara kimia ini, tapi saya serahkan kepada para pembaca untuk menganalisa, mencoba, dan menyimpulkannya.

Video origami kapal selam di kolam renang, yang dapat menyelam hingga sedalam hampir 1 (satu) meter dan kembali muncul ke permukaan air beberapa kali. Juga dapat bergerak maju sekitar 5 (lima) meter, tanpa menggunakan baterai. Kapal selam mainan ini dibuat dari bahan-bahan rumah tangga seperti lembaran plastik berwarna, polystyrene (gabus), karet gelang, mur. Video ini utuh satu adegan penuh, tanpa sambungan.


Pada saat normal, reaksi kimia aki adalah sebagai berikut:
Reaksi kimia aki saat mengeluarkan arus listrik (discharge)
Negative plate reaction: Pb(s) + HSO−4(aq) → PbSO4(s) + H+(aq) + 2-e
Positive plate reaction: PbO2(s) + HSO−4(aq) + 3H+(aq) + 2-e → PbSO4(s) + 2H2O(l)

Reaksi kimia aki saat diisi-ulang (recharge)
Negative plate reaction: PbSO4(s) + H+(aq) + 2-e → Pb(s) + HSO−4(aq)
Positive plate reaction: PbSO4(s) + 2H2O(l) → PbO2(s) + HSO−4(aq) + 3H+(aq) + 2-e

Jelas terlihat bahwa reaksi kimia saat discharge adalah kebalikan dari reaksi kimia saat recharge. Selama sel-sel aki tidak rusak, dan tidak ada zat lain yang dapat mengganggu, maka kedua reaksi tersebut akan selalu dapat dilakukan. Jika discharge dan recharge selalu dilakukan pada saat yang tepat dan dengan prosedur yang tepat, maka umur aki dapat diperpanjang.


Lihat video tentang origami model kapal berlayar dengan cepat dan dapat berbelok di tikungan 180 derajat. Kapal berlayar tanpa listrik, tanpa bahan bakar, tanpa tiupan angin. Kapal cantik berwarna-warni ini berlayar dengan bantuan reaksi kimia dari molekul-molekul air. Kapal terbuat dari bahan-bahan yang tersedia di rumah tangga, seperti: lembaran polystyrene (gabus), kertas plastik, sabun. Berbagai model kapal dengan mudah dapat dirakit. Sangat baik sebagai  mainan edukatif (educational toy) yang mendidik dan merangsang kreatifitas, dan belajar teknologi perkapalan.

Untuk mengisi-ulang aki dibutuhkan battery charger dengan tegangan yang sedikit lebih tinggi dari tegangan aki. Untuk aki 12 volt, maka tegangan pengisian adalah 14 volt. Menurut spesifikasi, aki 12 volt akan terisi penuh jika tegangannya mencapai 14.4 volt, beberapa dapat diisi-ulang sampai 15 volt tanpa merusak aki tersebut. Jadi sebagai patokan umum, 14 volt adalah tegangan pengisian aki, dan jika aki sudah penuh maka tegangannya akan sama dengan tegangan pengisian yaitu 14 volt tersebut.

Baca juga "Power Suplai, Battery Charger, Dengan Trafo", dan turbin angin untuk sebagai charger aki pada "Turbin Angin Pico Dengan Roda Sepeda".

Pada saat diisi-ulang, aki dapat mengeluarkan gas dan uap air. Maka sebelum diisi-ulang, bersihkan dulu bagian atas aki dengan lap basah agar kotoran tidak masuk ke cairan aki, lalu kendurkan tutup-tutup sel aki. Tujuannya adalah agar gas mudah keluar dan mencegah aki meledak. Sebenarnya tutup sel aki mempunyai ventilasi, tapi ada kemungkinan ventilasi itu tersumbat atau kurang mampu mengeluarkan gas. Tambahkan air destilasi (air murni) jika air aki kurang dari level maximal.

Battery charger dapat berupa adaptor yang merubah arus listrik bolak-balik (AC) dari jaringan kota atau rumah menjadi arus searah (DC). Adaptor jenis ini banyak tersedia dipasaran, pilih yang bertegangan 13.8 Volt, yang biasanya digunakan oleh radio amatir dan biasanya disebut sebagai power supply untuk radio komunikasi, lihat gambar dibawah.


Menurut istilah yang biasa digunakan sehari-hari di pasaran di Jakarta, adaptor adalah suatu alat untuk merubah arus bolak-balik jaringan listrik kota atau rumah, menjadi arus searah. Sedangkan power supply, adalah suatu adaptor yang mempunyai stabilisator tegangan. Dari sisi harga, adaptor lebih murah dari power supply. Sedangkan Battery charger dengan kapasitas arus besar, diatas 40 ampere, yang dapat digunakan untuk jump start, harganya sangat mahal.

Arus pengisian battery adalah sekitar 10% dari arus maximal yang dapat keluarkan aki. Misal, suatu aki berkapasitas arus 40AH (ampere hour) maka aki tersebut mampu mengeluarkan arus 40 ampere selama satu jam, jadi arus pengisiannya adalah 10% dari 40A yaitu 4 ampere. Untuk mengisi-ulang aki 40AH dibutuhkan battery charger atau power supply berkapasitas 8 ampere, atau 2 kali arus pengisian. Jika kurang dari 8 ampere maka ada kemungkinan battery charger atau power supply tersebut menjadi terlalu panas dan dapat terbakar.

Arus pengisian ditentukan oleh selisih tegangan. Arus pengisian aki akan membesar jika selisih tegangan aki dengan tegangan charger besar. Misal: aki diisi-ulang saat tegangannya sudah serendah 11 volt, dengan battery charger bertegangan 14 volt, maka arus pengisiannya akan lebih besar dibanding jika aki yang sama diisi-ulang saat tegangannya 13 volt. Arus pengisian yang besar akan menyebabkan panas yang tinggi dan gas lebih banyak terbentuk. Pada sistem Pengisi Aki Pintar (Smart Battery Charger), tegangannya dapat diatur secara automatis guna mencegah terbentuknya gas dalam jumlah besar.

Prinsip pada pengisian aki adalah mirip dengan 2 bejana berhubungan sebagaimana gambar dibawah. Bejana A berisi air lebih tinggi dan berhubungan dengan bejana B dengan selisih tinggi air S. Air akan mengalir dari A ke B, air akan berhenti mengalir jika tidak ada selisih ketinggian A-B atau S=0. Aliran akan semakin besar jika selisih ketinggian air semakin besar.

Jika tegangan aki sudah kurang dari 12 volt, maka dibutuhkan sekitar 8 -10 jam untuk mengisi aki tersebut agar tegangannya naik menjadi 14 volt. Jika adaptor atau power supply anda dapat disetel tegangannya menjadi 12 volt, maka untuk mencegah terbentuknya banyak gas saat mengisi aki yang sudah sangat rendah tegangannya, sebaiknya aki diisi-ulang dengan tegangan 12 volt dulu, baru kemudian diisi-ulang dengan tegangan 14 volt. Ada juga battery charger yang dapat disetel arusnya, bukan tegangannya, maka gunakan arus yang rendah terlebih dulu untuk aki yang sudah sangat rendah tegangannya, agar mengurangi pembentukan gas.

Aki tidak perlu dilepas koneksinya dari kendaraan, juga tidak perlu dilepas dari dudukannya di kendaraan, sehingga dapat dilakukan di garasi rumah anda. Lihat foto dibawah, tampak aki masih terpasang dan terhubung dengan dengan sistem elektrik mobil, saat aki diisi-ulang. Terlihat juga bagian atas aki yang bersih, dengan semua tutup aki sudah dikendurkan agar gas dapat keluar, tapi tutup-tutup tetap berada pada lubangnya guna mencegah kotoran masuk.


Penyambungan kabel charger adalah positif charger ke positif aki, dan negatif charger ke negatif aki, lihat diagram dibawah. Sambung kabel positif terlebih dahulu. Kabel negatif dapat disambungkan ke bodi kendaraan, tidak harus pada terminal negatif aki.


Karena keterbatasan pada system alternator kendaraan, maka jika isi-ulang dilakukan secara rutin setiap 1-2 bulan sekali, atau saat tegangan aki turun dibawah 12.6 volt, maka dapat memperpanjang umur aki menjadi sekitar 5 tahun.

Baca juga artikel : Merawat Aki Kendaraan agar Awet dan Ekonomis


Berikut adalah detail tegangan aki dari jenis Lead-acid battery:

Sesudah diisi-ulang sampai penuh, tegangan akan turun drastis ke 13.2 volt, dan selanjutnya turun perlahan selama 12 jam ke 12.6 volt (open circuit voltage).

12.6 volt open circuit voltage adalah tegangan aki 12 jam setelah diisi-ulang sampai penuh lalu dibiarkan tanpa beban apapun (lampu, alarm kendaran, jam, dll), berat jenis air aki 1265 gram/cc. Open circuit voltage untuk aki 6 volt adalah 6.32 volt.

Saat open circuit voltage serendah 11.7 volt maka aki dianggap kosong, berat jenis air aki 1120 gram/cc. Pada aki 6 volt, akan dianggap kosong jika tegangannya 6.0 volt.

Tegangan maximal agar tidak ada produk gas dalam jumlah besar saat diisi-ulang adalah 14.4 volt (gassing voltage).

Semua tegangan diatas diukur pada suhu kamar 20 derajat Celsius atau 68 derajat Fahrenheit, dan setiap kenaikan temperatur maka tegangan harus disesuaikan sebesar -0,022 volt/derajat Celsius. Harap perhatikan koefisien temperatur yang negatif, semakin dingin maka semakin tinggi tegangan.

Untuk detail yang sesuai dengan aki anda, harap membaca spesifikasi dari produsen aki anda. Aki kering biasanya bertegangan lebih rendah dengan tegangan isi-ulang (charging voltage) 13,8 volt. Aki kering atau dry cell battery kadang disebut juga sebagai batere kering, tapi sebutan ini bisa rancu dengan batere kering alkalin yang biasa digunakan untuk senter, mainan, jam dinding, dll. Tegangan isi-ulang aki basah (lead-acid) bisa mencapai 14,4 volt.

Untuk monitor tegangan aki dapat dibaca di artikel "Indikator Tegangan Baterai Sederhana Dengan LED".

Lihat video test di kendaraan untuk penafsiran kondisi aki dan kondisi elektrik kendaraan berdasarkan tegangan, harap baca "Battery And Charging System Condition Interpretation By Voltage", artikel berbahasa Indonesia ada di bawah video di halaman tersebut.


PERHATIAN:

Jangan merokok di dekat aki, terutama saat diisi-ulang, karena gas dari dalam aki mudah menyala dan terbakar, juga dapat meledak. Air dari dalam aki bersifat asam dan sangat korosif, dapat merusak pakaian dan cat, segera siram dengan air tawar bagian yang terkena air asam.

Jangan menstarter kendaraan saat aki sedang diisi-ulang dengan adaptor atau power supply, karena alat tersebut tidak mampu menyediakan cukup arus untuk memutar dinamo starter, adaptor atau power supply dapat terbakar. Lepaskan salah satu kabel dari adaptor sebelum menstarter. Kecuali jika mengisi-ulang aki dengan battery charger yang dapat mensuplai arus yang sangat besar, bisa diatas 40 ampere, sehingga dapat digunakan untuk jump start.

Kesalahan penyambungan kabel dapat menyebabkan hubungan pendek listrik (korslet), yang mengakibatkan terbakarnya adaptor dan aki dapat meledak.

Penggunaan sekring dengan ukuran ampere yang tepat dapat mengurangi resiko terbakarnya adaptor. Ukuran sekring adalah sekitar 10% dari kapasitas aki, misal untuk aki 40AH, maka gunakan sekring 5 ampere. Untuk melindungi adaptor dan aki, sekring dipasang pada output adaptor bukan pada input, atau di antara adaptor dan aki. Sekring yang dipasang di input adaptor akan memproteksi jaringan listrik rumah jika adaptor korslet.



76 comments:

  1. Makasih infonya bro.. Berguna sekali..

    ReplyDelete
    Replies
    1. trimakasih kembali smoga kendaraannya selalu tokcer di starter

      Delete
    2. Thanks bayak

      Delete
  2. Makasih banyak infony......
    tp utk changer aki pd kondisi masih koneksi dgn elektrik mobil apa ngak pengaruh pd Alternator atau komponen lainnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iku menjawab:
      Tidak.. Karena disana ada diode yang berfungsi sebagai pemblok tegangan yang dari luar alternator... dan lagi pula tegangan dari charger biasanya maksimum di 13.8 - 14 Volt... itu masih aman untuk komponen kelistrikan kendaraan...

      Delete
    2. Sekedar menambahkan:
      Karena aki adalah capasitor besar yang menampung dan meratakan tegangan, sehingga kalau ada spike voltage dari charger, maka aki dapat menstabilkan tegangan charger dengan meredam spike voltage tersebut.

      Penyambungan charger langsung ke kendaraan tanpa aki yang tersambung ke jaringan listrik kendaraan, dapat lebih beresiko merusak peralatan elektronik di kendaraan oleh spike voltage.

      Spike voltage adalah tegangan tinggi dalam waktu sekejap, biasa terjadi karena induksi pada trafo, sambaran petir, electromagnetic pulse (EMP), korslet, circuit breaker tripping, relay bergetar, dll.

      Delete
  3. terimakasih sobat atas penjelasanya,SANGAT2 bermanfaat.. Sekarang smua kebingunganku ttg aki tlah trjawab olh kejeniusan anda. Skli lg trimks sob.

    ReplyDelete
  4. Terima kasih info nya. Sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  5. trafoku hanya 12 v,....sementara saya charger aki mobil pk 12 v,...ada sih yg 18v,..tp boleh di pakai gk ya,...?mohon pencerahannya,..!tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trafo yang 12 volt hanya bisa charge aki jika tegangan aki kurang dari 12 volt.

      Trafo yang 18 volt bisa charge aki 12 volt, tapi harus dibuatkan regulator tegangan agar outputnya menjadi sekitar 14 volt. Lihat artikel:

      http://maruzar.blogspot.com/2013/05/power-suplai-battery-charger-dengan.html

      http://maruzar.blogspot.com/2013/05/stabilisasi-tegangan-charger-dengan-cut.html

      Delete
  6. Informasi yang sangat berguna mas. Sekalian mau nanya, jadi kalau aki sangat jarang digunakan (misal untuk keperluan inverter dan jarang mati listrik) dan supaya usianya maksimal berapa lama tenggang waktunya dan berapa lama waktu pengisiannya (apa harus selalu kira-kira 10 jam per 1-2 bulan)?
    Skenario itu untuk charge memanfaatkan PSU yang ada (saya ada PS 3, 7 dan 30A) bukan charger khusus aki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aki yang digunakan untuk keperluan standby seperti untuk lampu darurat, inverter, Uninterruptible Power Suply (UPS), dan lain-lain, biasanya selalu dicas (charge) oleh perangkatnya sendiri dengan sumber listrik dari jaringan PLN. Jika listrik jaringan PLN mati maka daya aki akan digunakan sebagai sumber listrik secara otomatis.

      Aki yang dicas penuh lalu standby/didiamkan tanpa pengisian, atau dibiarkan tanpa pengisian dan tanpa beban, akan mengalami penurunan tegangan karena kebocoran di dalam aki (internal leak). Aki yang didiamkan akan perlu dicas kembali jika tegangannya sudah di bawah 12.6 volt, tenggang waktunya tergantung kondisi kebocoran di dalam aki.

      Sesekali aki standby tersebut harus dikosongkan dengan memanfaatkan daya listrik yang sudah tersimpan di dalam aki, biasanya setiap 6 bulan sekali atau setahun sekali, untuk memastikan reaksi kimianya berjalan normal. Hal ini juga dilakukan untuk memprediksi lamanya aki dapat bekerja dengan baik jika diberi beban tertentu. Dengan demikian kemampuan aktual aki standby dapat diketahui, jangan sampai terjadi aki cepat kosong saat dibutuhkan pada keadaan darurat.

      Salam, Heru

      Delete
  7. terima kasih atas semua pelajaran yang telah di berikan.. untuk orang awam seperti saya.. saya berencana membuat pembangkit listrik skala kecil untuk rumah tinggal.. di desa yang belum terjangkau oleh listrik PLN ... seluruh informasi yang di dapat dari blog bapak sangat membantu saya dalam mengumpulkan data untuk mewujudkan harapan saya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yth Putri Zahra
      Jika tidak ada listrik PLN dan menggunakan aki sebagai sumber listrik, mungkin turbin roda sepeda bisa diterapkan di tempat Anda, sebagai charger aki tenaga angin..
      Harap lihat alamat artikel berikut:

      http://maruzar.blogspot.com/2013/05/turbin-angin-pico-dengan-roda-sepeda.html

      Turbin tersebut butuh angin berkecepatan sekitar 20 km/jam. Cara mudah menaksir kecepatan angin 20 km/jam adalah dengan ciri-ciri:
      - bendera selalu berkibar
      - daun dan cabang-cabang pohon selalu bergerak-gerak
      - debu beterbangan
      - laut berombak setinggi 1 meter.

      Salam, Heru

      Delete
  8. jika terlihat pd lubang pengisian air aki yg berjumlah 6 lubang, apabila terlihat pada salah satu lubang air akinya terlihat keruh, apakah bisa dibuang, dicuci, & diganti dengan air aki yg baru hanya pd lubang yg keruh saja atau semuanya. tk,s infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebetulnya cukup menguras lubang / sel yang kotor saja, tapi karena harga air aki tidak mahal maka sebaiknya menguras seluruh sel (6 lubang) sekaligus. Daripada nantinya harus melakukan hal yg sama untuk setiap sel kotor satu persatu, akan membuang waktu dan tenaga.

      Delete
  9. mas, saya mau nanya. kalau tegangan aki12v dicas di atas tegangan aki, misal dicas dengan tegangan 18 volt- 20 volt. apakah yang terjadi mas? bisa ndak menggunakan tegangan cas yang saya sebutkan tadi mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Secara teoritis aki 12 volt bisa dicas dengan tegangan 20 volt, jika diberi arus pengisian yang kecil, jauh dibawah arus pengisian normalnya yaitu 10% dari kapasitas. Tegangan aki harus terus dipantau, jika sudah mencapai tegangan maximalnya untuk jenis aki tersebut, misal 14.4 volt sudah tercapai, maka sumber tegangan 20 volt tersebut harus segera diputus. Tapi demi amannya, sebaiknya hal ini tidak dilakukan, karena dapat merusak sel-sel aki.

      Pengisian dengan tegangan extra tinggi seperti ini biasanya diterapkan pada turbin angin, karena kecepatan angin yang berubah-rubah. Alternator pembangkit listrik pada turbin angin disetel pada tegangan tinggi agar dapat segera mengisi aki begitu ada angin bertiup walau hanya angin sepoi-sepoi. Jika tegangan alternatornya di bawah teganan aki, maka tidak akan mengisi aki walau turbin sudah berputar ditiup angin sepoi-sepoi.

      Agar lebih aman, turbin angin menggunakan deep cycle battery, yang setau saya dapat dicas dengan tegagan sampai setinggi 90 volt tanpa terjadi kerusakan, walau tegangan nominalnya hanya serendah 12 volt. Sehingga saat angin bertiup kencang dan alternator turbin angin akan menghasilkan tegangan tinggi, tapi aki tetap mampu bertahan.

      Delete
  10. thanks infonya gan, sangat bermanfaat sekali buat kita...
    jika ada yang butuh perlengkapan bengkel, perkakas las, dll anda bisa kunjungi web kami http://goo.gl/aXB4wg
    kami menyediakan berbagai macam alat-alat bengkel, perkakas dll yang anda butuhkan.
    Trims

    ReplyDelete
  11. Mas slm knal, mo tanya mas saya punya power supply regulator 40 amp DC out 0-20 volt. Nah yg ingin saya tnyakan adlh keluaran Dc out ny ad dua ad 40 amp dan 6 amp bagusny gunakan Dc 40 amp atw yg 6 amp soal saya gunakn untuk charger aki motor trus wktuny berpa lama sampai pengisian aki penuh. Mkasih mas sblumny

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga...
      Kedua output (40 dan 6 amp) bisa digunakan untuk charge aki motor, tapi untuk amannya sebaiknya gunakan yang 6 ampere.

      Karena power suply Anda dari jenis adjustable voltage (tegangan dapat disetel), maka pastikan tegangan output tidak lebih dari 13.8 volt untuk aki kering (dry cell), dan tidak lebih dari 14.4 volt untuk aki basah.

      Jika aki benar-benar kosong (tegangan di bawah 11.7 volt), maka lama pengisian bisa mencapai 10 jam sampai penuh.

      Delete
  12. Salam, saya punya alat setrum aki dengan spec 12 v / 10 amperes. Disitu cman ada pilihan low dan high. Pertanyaan saya, bagaimana saya menghitung waktu yg diperlukan untuk mencash aki jika saya pilih yang low, bagaimana juga cara menghitungnya jika saya pilih yg high? Misalnya saya punya aki 65ah dlm kondisi drop, jika saya pilih yg LOW saya butuh berapa jam? Juga kalau pilih yg High butuh berapa lama? Trima kasih sebelumnya. Tuhan memberkati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf saya kurang jelas dengan yang dimaksud low dan high. Harus dipastikan dulu dengan membaca spesifikasi charger anda.

      Paling bagus jika diukur dulu tegangan output pada posisi low dan tegangan output pada posisi high. Jika ada perbedaan tegangan, mungkin charger anda menggunakan setelan low untuk cas aki kering (drycell) 13.8 volt, dan setelan high untuk cas aki basah 14.4 volt.

      Jika tidak ada perbedaan tegangan pada setelan low dan high, bisa jadi yang berbeda adalah arus maximalnya. Untuk aki 65ah, dibutuhkan arus cas sekitar 6.5 ampere (10% kapasitas), sepertinya charger anda cukup kuat.

      Jika aki benar-benar kosong, maka waktu pengisian adalah sekitar 10 jam sampai penuh. Salam.

      Delete
  13. Salam kenal pak Maruza,

    Saya mau tanya, jika ada 3 aki 12v, 10A di paralel saya charge dengan charger 24V- 1 A apakah mampu mengisi aki tersebut? Mohon pencerahannya.

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. 3 buah aki 12 V diparalel tegangannya akan tetap 12 V, tidak bisa diisi dengan charger 24 V.

      Charger 24V 1A bisa untuk mengisi 2 buah aki 12 V 10A yang disambung serie.

      Salam, Heru.

      Delete
  14. bisa ga cas aki mobil dengan motor tabpa alat apapun....? seperti halnya aki motor diganti aki mobil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika sistem pengisian aki motor dihubungkan ke aki mobil untuk mencas aki mobil, dalam jangka waktu tertentu system pengisian aki pada motor akan kelebihan beban yang bisa menyebabkan terlalu panas (overheating). Jika terlalu lama akan ada komponen yang putus atau terbakar.

      Sistem pengisian aki mobil bisa dihubungkan ke aki motor, asal keduanya mempunyai rating tegangan yang sama yaitu 12 volt. Aki motor yang jauh lebih kecil tidak akan membebani sistem pengisian aki mobil.

      Delete
  15. Mas. Mau numpang nanya. Udah 4 hari mobil ane tidur. Alhasil ga bs d starter. Akhirnya ane pinjam charger+multitester. Aki ane charge sampe full di 13.5v . setelah itu saya coba idle kan mesin saya matikan tanpa beban apapun. Setelah krng lebih 1 jam saya cek lagi tegangan aki lgsng turun drastis sampe 12.4v. Apakah ini normal/ada kebocoran ya mas? Trima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari data tersebut sepertinya memang ada kebocoran, bisa dari rangkaian circuit kendaraan atau dari akinya sendiri. Untuk memastikan, lepas kutub negatif aki dari bodi (open circuit) segera setelah dicas. Tunggu sekitar 1 jam, lalu ukur tegangan aki.

      Jika open circuit voltage 12.6 volt, maka kebocoran terjadi di circuit kendaraan,

      Jika open circuit voltage kurang dari 12.6 volt, berarti akinya korslet di dalam (internal leak).

      Delete
  16. Tegangan aki 11,7v di anggap kosong, mungkin itu jenis aki tipe lama.Kalau jenis aki tipe baru tegangan 10,5v baru di anggap kosong..lihat saja inverter design modern jika tegangan 10.5v akan sound / akan mati.Menurut saya tegangan segithu belum kosong hanya saja untuk mengindari over discharge agar usia aki bisa lebih lama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk kendaraan, tegangan terendah aki bukan saja ditentukan oleh kemampuan aki yang bersangkutan. Tapi juga ditentukan oleh tegangan terendah yang masih dapat diterima oleh peralatan dan perlengkapan kendaraan agar bekerja dengan baik, seperti: dinamo starter, Electronic Control Unit, Fuel Injection Pump, radio tape, MP3 player, dll.

      Inverter sering juga disebut sebagai genset tanpa suara, biasanya menggunakan Deep Cycle Battery yang memang masih bisa bekerja dengan baik dengan tegangan sangat rendah. Dengan Deep Cycle Battery, inverter dapat bekerja lebih lama untuk merubah tegangan DC menjadi AC menggantikan jaringan listrik PLN.

      Harap lihat referensi di:
      https://en.wikipedia.org/wiki/Automotive_battery

      Delete
  17. Mas jika baterai 12 V di seri berarti jadi 24V, untuk mengisi baterai bagusnya pada tegangan 24,...berapa y?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maximum charging voltage tergantung dari spesifikasi aki. Secara umum: jika menyambung serie 2 buah aki basah, maka maximum charging voltage adalah 2x14.4 = 28.8 volt. Jika menyambung serie 2 buah aki kering, maximum charging voltage adalah 2x13.8 = 27.6 volt. Jadi jika menyambung aki, harus menggunakan aki yang seragam merk dan jenisnya.

      Delete
  18. Mas , kalau untuk cas battery 6 V , 4,5 Ah (battery lampu emergency ) , ideal nya berapa tegangan yang dipakai dan berapa ampere adaptor nya ? Saya berencana charge pakai adaptor biasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tegangan maximal charger / adaptor untuk cas aki 6 volt biasanya setengah dari aki 12 volt. Jika aki 6 volt tersebut adalah aki basah, maka tegangan charger = 14.4 / 2 = 7.2 volt. Untuk aki kering 6 volt = 13.8 / 2 = 6.9 volt

      Karena kapasitasnya 4.5 Ah, maka akan menarik arus sekitar 0.45 A, jadi kapasitas arus charger sebaiknya sekitar 0.9 A.

      Sebaiknya pastikan dulu baterai / aki yang dipakai, ada yang bisa dicas dengan tegangan sampai 7.45 volt jika temperatur lingkungan tidak lebih dari 25 derajat Celsius.

      Delete
    2. terima kasih info nya, mas. Saya punya adaptor 1 A yg tegangan nya bisa di ubah (3, 4.5, 6, 7.5...12 V) Saya berencana menggunakan adaptor 1 A , tegangan 7.5 V untuk men-charge aki kering 6 volt.
      Untuk menciptakan temperatur lingkungan 25 derajat Celcius , saya akan rendam dalam air dingin ketika proses pengecasan :))

      Delete
  19. merendam aki yang sedang di cas ke dalam campuran air dan es batu untuk mencegah terbentuknya gas dalam air aki. Campuran air dan es batu akan selalu memiliki temperatur 0 derajat celcius selama ada es batu didalam air. Selamat mencoba :))

    ReplyDelete
  20. Mau tny, sy pny UPS modifikasi dgn 2 buah aki mobil 12v 32A. BS ga klausul syam CAS pke kbl dr spda motor

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa saja dicas dengan sepeda motor yang bersistem kelistrikan 12 volt.

      Hati-hati kalau aki UPS nya menggunakan aki kering, karena tegangan maximalnya cuma 13.8 volt, bukan 14.4 volt sebagaimana aki basah.

      Cas menggunakan sepeda motor tentu akan membutuhkan ongkos bensin.

      Delete
  21. mas, apakah cara tsb berlaku hanya pada aki basah saja; apakah juga berlaku pada aki kering. thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebagaimana dijelaskan pada artikel, prosedur tersebut berlaku pada aki basah dan aki kering..tapi aki kering mempunyai tegangan maximal yang sedikit lebih rendah.

      Delete
  22. berapa cc/sel diisi air zuur atau suling untuk aki gtz6v terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya aki GTZ adalah jenis aki kering, tidak bisa ditambah airnya.

      Saya tidak hapal kapasitas air aki, karena biasanya berpatokan pada tanda level air pada aki tersebut. Untuk battery 6 volt biasanya kapasitas airnya tidak lebih dari 500 cc.

      Perlu diperhatikan bahwa air zuur hanya untuk mengisi aki baru, atau setelah dikuras. Air suling hanya untuk menambah jika air aki menguap.

      Delete
  23. pak sya mau tanya, aki sya 12v 7A lalu sya charger dgn output 13v 3A.
    tp kenapa ya pak waktu pengisian nya bisa lebih dari 10 jam, mesti nya kan 2,5 jam ya pak..?
    kira2 apa masalahnya pak..?
    mohon info & bantuan nya, trim's...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lamanya pengisian aki bukan berdasarkan kapasitas aki dibagi dengan kapasitas charger. Bukan seperti mengisi air ke dalam ember, dimana lamanya pengisian adalah kapasitas volume ember dibagi debit air yang dikucurkan. Tapi berdasarkan kemampuan reaksi kimia dalam aki tersebut untuk menyerap listrik.

      Untuk aki basah pengisian paling cepat sekitar 10 jam dengan tegangan 14.4 volt. Pada tegangan 14.4 volt aki tersebut hanya mampu menyerap 10% arus listrik dari kapasitas maximumnya. Misal aki kapasitas 7AH jika dicas dengan tegangan 14.4 volt akan menyerap arus listrik sebesar: 7A x 10% = 0.7A arus dari charger. Maka agar terisi penuh menjadi 7AH aki tersebut butuh waktu pengisian selama 10 jam.

      Di bawah tegangan 14.4 volt maka serapan arus listrik akan kurang dari 10%. Itulah sebabnya pengisian aki dengan 13 volt akan membutuhkan waktu lebih dari 10 jam. Jadi sebenarnya tidak ada masalah alias normal saja..

      Delete
  24. Bisa nggak qta nge-cas aki pakek charger HP?? Thanx atas jawabannya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jelas tidak bisa, tegangan charger HP jauh lebih kecil, dan kapasitas arusnya juga jauh lebih kecil. Malah arus dari aki yang masuk ke charger HP.

      Delete
  25. Mf mw tanya, saya punya carger 10A bisa diatur 6V/12V, kalo buat ngecas aki 65Ah bisa gak, kn mnrt penjelasan di atas minimal cargernya 13A (6.5x2)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapasitas arus charger terhadap kapasitas aki hanyalah salah satu faktor. Tegangan charger juga perlu dipertimbangkan. Tegangan charger harus sedikit lebih tinggi dari tegangan aki, agar arus mengalir dari charger ke aki.

      Dari data yg ada, saya berasumsi bahwa aki 65Ah yang dimaksud bertegangan 12 volt. Maka chargernya harus mempunyai tegangan di kisaran 13.8-14.4 volt.

      Delete
  26. Mas saya mau tanya, saya buat casan untuk hp di motor menggunakan casan yg biasa di pake di mobil. Casan hidup tapi saat saya gunakan untuk cas hp muncul tulisan tegangan terlalu tinggi mohon lepaskan pengisian. Itu kenapa ya dan kalo biar normal apa yg harus di tambahkan.
    Trmksh atas jawaban'a.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pada prinsipnya jika tegangan sistem elektriknya sama (12 volt), maka charger akan bekerja baik pada mobil maupun motor.

      Tegangan tinggi (voltage spike) bisa timbul akibat induksi elektromagnet, yang terjadi pada komponen kendaraan seperti: coil, alternator, starter, relay, solenoid, dll. Biasanya voltage spike akan teredam oleh, aki, condenser, resistor, yang disambung paralel.

      Coba uji charger tersebut saat engine off (mati), juga semua asesoris mati. Jika pada hp tidak ada pesan 'tegangan terlalu tinggi', berarti memang sistem kelistrikan di motor tersebut menghasilkan voltage spike yang sangat tinggi dan sering terjadi, sehingga tak berhasil diredam sempurna.

      Delete
    2. Sebaiknya mencoba charger hp dari merk lain. Charger merk lain dengan bentuk luar (casing) yang berbeda, biasanya menggunakan rangkaian yang berbeda. Siapa tahu cocok dan bisa meredam voltage spike tersebut.

      Delete
    3. High performance / racing coil kadang menghasilkan voltage spike yang tinggi dan banyak. Coil juga menimbulkan gelombang radio, yang mungkin 'dirasakan' oleh handphone sebagai tegangan tinggi. Fenomena seperti ini juga terjadi pada rangkaian pengeras suara (amplifier), terdengar sebagai suara dengung (humming) dan gemuruh (brooming).

      Delete
  27. benar mas heru, scr teori mengatakan demikian; thanks...

    ReplyDelete
  28. mas kalo aki 12v 2 buah di seri =24 v, nah klo di cas dgn tgngan 12 v
    gmnana ? apa harus 2 aki itu di sambung kbel scra pralel ? biar tgngn 12 v.. mhon pncrahanya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aki 12 volt yang diserie memang akan menjadi 24 volt. Tapi karena chargernya hanya 12 volt, maka harus dicas satu per satu. Tidak perlu mengubah rangkaian serie tersebut. Tapi waktu pengisian akan panjang, karena harus mengecas 2 aki satu per satu.

      Jika memang chargernya cukup kuat arusnya, maka dapat dicas secara paralel. Tapi harus mengubah rangkaiannya dari serie menjadi paralel untuk dicas. Lalu dikembalikan ke rangkaian serie saat digunakan. Waktu pengisian akan akan lebih cepat, karena kedua aki dicas sekaligus.

      Delete
  29. Saya baca di internet bahwa aki baru sebelum dipasang sebaiknya didiamkan dulu semalam lalu di cas dahulu. Pertanyaan saya, apakah memang sebaiknya demikian?lalu berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk proses pengecasan aki baru tersebut?terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada beberapa aki yang di buku petunjuknya menginstruksikan dicas sesaat setelah pengisian air pertama kali (brand new), kalau tidak salah Yuasa super sealed MF. Waktu pengisian/cas sekitar 5-10 jam.

      Delete
  30. Salam kenal,mas
    Saat ini saya sedang ngecas aki mobil saya yang tipe basah kapasitas 12v45ah.saya cas aki ini dalam kondisi hampir 'kosong',hanya ada setrum kurang dari 1,5v tersisa,karena aki ini hampir total kehabisan daya akibat kecerobohan saya lupa mematikan lampu dasbor di mobil saya selama bbrp hari.saat ini sudah 4 hari melakukan pengwcasan namun daya yang terisi baru diatas 3 volt.apakah ini normal/tidak normal mengingat aki masi dlm kondisi baik twrlihat pada lensa indikator (bulat merah di tengah di kelilingi lingkaran)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika sudah 4 hari tegangannya cuma diatas 3 volt berarti sel aki tersebut sudah tertutup endapan. Biasanya di bengkel aki akan dikuras dan dicuci dengan air panas agar endapannya terlepas. Tapi air yang terlalu panas bisa merusak komponen plastik di dalam aki.

      Indikator aki hanya menyatakan bahwa air aki sudah sesuai berat jenisnya. Bukan sebagai indikator bahwa sel aki masih bagus atau sudah rusak, atau tertutup endapan. Setahu saya indikator aki harus berwarna hijau, yang menyatakan berat jenis air aki sudah sesaui.

      Delete
    2. Om,sy coba praktekan cara menguras secara diy berdasarkan tips dari internet yaitu dengan membuang cairan yang ada di dalam aki setelah sebelnya dikocok2 dulu supaya endapan rontok.setelah dicuci/dibilas beberapa kali dengan air(saya pakai air buangan ac).kemudian air bilasan dibuang dan aki dibalik dijemur dibawah sinar matahari.setelah cukup kering diisi accu zuur sampai batas upper lalu dicharge.sebelum saya cas voltase yang tercatat 3,8 v sedikit lebih tinggi dari voltase sblum aki dikuras (3,5v).setelh sy cas kurang lebih 2 jam saya coba ukur dengan tester dgn posisi aki masih dicas.ternyata teganganya sudah turun dan kelihatannya makin turun walaupun sangat lambat.body aki terasa hangat dibandingakn pada saat belum dikuras dan aki dicas body terasa dingin.apakah yang saya lakukan ini sudah benar?apakah kondissi aki masi normal atau sudah soak.usia aki ini masi 2 tahunan,om.saat terpasang di mobil jimny saya.untuk perawatan aki hanya mobil dipanaskan dan dibawa jalan sbntar tiap 2 hari sekali.mohon saran dan masukannya,om.terimakasih

      Delete
    3. Karena umur aki sudah 2 tahun dan pernah kelupaan mematikan lampu, maka sebaiknya aki diganti saja..Salam

      Delete
  31. Permisi mas Heru, sebelumnya saya mau menanyakan beberapa hal. berhubung saya masih awam di kelistrikan motor tapi saya sudah biasa di kelistrikan lainya, saya ingin menanyakan:

    1.berapa besar daya output rata-rata alternator motor?
    2.berapa arus recovery dari rectifier ke aki? karena saya berencana akan memasang berbagai peralatan listrik sehingga takutnya jika arus recovery dari rectifier ke aki kurang dari arus yang saya gunakan maka aki lama-lama akan undercharged.
    3.berapa kabel output alternator motor? karena saya ingin membuat rectifier sendiri seandainya sistem rectifier pada motor tidak mumpuni.

    Tolong dibaca dengan seksama dan terimakasih atas bantuanya.
    Salam Luqman

    ReplyDelete
  32. Yth mas Luqman
    1. daya output maximal dari alternator tergantung pada beban sistem kelistrikannya, makin besar bebannya, makin besar akinya, maka semakin besar kebutuhan output alternator. Untuk motor dengan aki 12V 5Ah, output maximal alternator berkisar 150 watt.
    2 & 3. untuk menaikkan kapasitas charging/recovery dari alternator, bukan hanya ditentukan oleh kapasitas rectifier, tapi juga oleh kapasitas kumparan, inti besi, dll. Biasanya semakin besar ukuran fisik alternator, maka semakin besar daya outputnya.
    Salam..

    ReplyDelete
  33. Mas Heru,
    Mau tanya...klo mau men charge aki motor 3,5a (kering) sebaiknya dengan arus 6a atau 1a...karena dapat info klo terlalu besar ampere nya, pengisian cepat tapi memperpendek umur aki?
    atau sebaiknya yang brp ampere agar optimal?
    Terima Kasih...

    ReplyDelete
  34. Sebagaimana dijelaskan di artikel, untuk aki kendaraan biasanya berpatokan pada tegangan maximal pengisian aki tersebut, bukan pada arus pengisian. Untuk aki kering biasanya tegangan maximalnya 13.8 volt, sebaiknya berpatokan pada data spefikasi pabrikan.

    Untuk aki basah mencapai 14.4 volt. Perbedaan tegangan maximal pada aki basah dan kering ini sering membuat bingung.

    Jika dicas dengan tegangan 13.8 volt, aki kering didesain untuk menyerap arus maximal sebesar 10% kapasitasnya. Dalam hal kapasitas 3.5Ah maka arus maximal isi-ulang (cas) adalah 0.35 ampere.

    Kapasitas arus charger harus lebih besar dari arus pengisian yang dibutuhkan aki, agar charger tidak kepanasan (overheating). Salam, Heru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. OK mas, mks atas reply nya, berarti saya hrs perhatikan voltase charger aki... salam.

      Delete
  35. Mas kalo aki 12V kering brti dicas pke voltase 12 ap 13.8V? Kalo arus 1 ampere brpa waktu cas'a?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sesuai spesifikasi aki kering, biasanya dicas dengan tegangan maximal 13.8 volt. Dengan tegangan tersebut maka aki akan menarik arus maximal 10% kapasitasnya, sehingga aki akan terisi penuh setelah 10 jam paling lama. Jadi lama pengisian bergantung pada kapasitas aki, dan arus pengisian.

      Delete
  36. bro kalo mesin distarter berasa bunyi tek tek tek..lampu indikator juga berkedip..tapi mesin masih mampu nyala..apa itu tanda aki udh lemah?? boleh lsg ditambahin air aki ga yah?? sebelum bener2 ga bisa distarter gitu... thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba check sambungan kabel-kabel dari aki sampai ke dinamo starter. Sepertinya ada kabel yang kendor, kadang terhubung dan kadang terputus (intermittent). Dan karena lampu-lampu indikator ikut berkedip, kemungkinan kabel ground (bodi) yang kendor, sehingga semua peralatan listrik terpengaruh. Akinya boleh ditambah air jika memang sudah kurang.

      Delete
  37. Numpang tanya mas, saya ada power supply jenis travo merek VDO keluaran lama 20 Ampere dg 5 jengkol didalamnya, tegangan bawaannya 13,8 volt, apakah bisa dipakai ngecas batre mobil saya 60amper? Langsung bisa dipakai ataukah harus dimodif lagi seperti melepas elco nya dulu?? Jengkolnya harus dilepas gak mas? Mohon petunjuknya mas, sekalian kalau dg PS 20amper seperti itu maka berapa jam kah batas maksimal pengisian jika dalam keadaan air batre zuur dikuras habis ganti baru? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tegangan 13.8 volt sudah cocok untuk aki kering. Dan cukup untuk aki basah, walaupun sebaiknya teganganya mencapai 14,4 volt untuk aki basah. Aki 60 ampere butuh arus sekitar 6 ampere, jadi power suplai 20 ampere sudah lebih dari cukup, tanpa perlu modifikasi apapun. Aki kendaraan, dari kondisi kosong biasanya akan penuh setelah 10 jam dicas, perhatikan temperatur dari power suplai tsb, jangan terlalu panas.

      Delete

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site