Thursday, February 9, 2012

Tekanan Ban, Safety, Konsumsi Bahan Bakar

Check tekanan ban paling tidak satu bulan sekali. Ban dengan kondisi paling baik sekalipun dapat kehilangan tekanan 1 sampai 2 psi per bulannya.

Untuk kendaraan penumpang seperti sedan, biasanya petunjuk ukuran tekanan ban tercantum di bingkai pintu pengemudi. Tekanan ban untuk roda depan biasanya adalah 32 psi (221 kpa; 2,2 kg/cm2) dan roda belakang 30 psi (207 kpa; 2,1 kg/cm2).






Pada truk dan bus tekanan ban mencapai 60 psi. Pada truk besar yang biasa digunakan di pertambangan, tekanan ban mencapai 105 psi. Harap berpatokan pada buku manual kendaraan anda.

Tekanan ban tidak ditentukan oleh type ban, tapi oleh berat beban dan aplikasi kendaraan. Jika kendaraan digunakan untuk membawa beban berat atau penumpang terisi penuh, secara umum maka tekanan harus dinaikkan sebesar 4 psi.

Ban yang kurang tekanannya membuat gesekan lebih besar sehingga menimbulkan panas dan boros konsumsi bahan bakar dan terjadi kausan lebih tinggi. Pengendalian juga akan kurang stabil sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.

Ban dengan tekanan rendah biasanya cocok saat berkendara di lumpur atau pasir, karena memiliki kontak yang lebih luas dan lebih lembut ketika menyentuh tanah berlumpur atau berpasir.

Ban dengan tekanan berlebihan akan tidak nyaman dikendarai dan dapat meledak. Secara umum, jangan pompa ban hingga melampaui 40 psi, bacalah spesifikasi ban anda.

Jika kendaraan sudah dijalankan beberapa kilometer pada kecepatan tinggi, maka suhu ban akan naik dan jika ban diukur maka dapat terjadi kenaikan tekanan mencapai 4 sampai 6 psi lebih tinggi dari tekanan ban saat dingin atau tekanan ban sebelum berjalan. Hal ini adalah normal, anda tidak perlu menguranginya.

Secara umum setiap perubahan 10oF (5,6oC) temperatur lingkungan maka tekanan ban akan berubah 1 psi. Jadi jika terjadi perubahan temperatur dari musim panas ke musim dingin dimana dapat terjadi perubahan temperatur -50oF (-28oC), maka tekanan ban akan menurun sebesar -5 psi, yang akan sangat mempengaruhi pengendalian kendaraan, traksi, konsumsi bahan bakar, dan keausan ban.

Sebagaimana dikutip dari Wikipedia: menurut GITI, penurunan tekanan ban 10% untuk satu ban, akan menaikkan konsumsi bahan bakar sekitar 1%.  Jadi jika tekanan pada empat roda turun dari 10% maka secara total akan bahan bakar akan 4% lebih boros. 


10% penurunan tekanan ban dapat terjadi dalam sebulan atau kurang. Jika sebulan anda mengkonsumsi 100 liter, maka dengan tekanan ban yang kurang dari seharusnya akan terjadi pemakaian bahan bakar sekitar 4 liter lebih banyak. Berhubung pemeriksaan dan pemompaan ban berongkos hanya sekitar harga 1 liter bahan bakar, bahkan terkadang gratis, maka jelas lebih menguntungkan jika anda memeriksa tekanan ban paling tidak satu bulan sekali.

Tentu saja selisih pemakaian bahan bakar akan jauh lebih tinggi jika jumlah ban lebih banyak dan jarak tempuh lebih jauh sebagaimana pada truk dan bus.

Tekanan ban yang tidak benar akan menyebabkan biaya pemeliharaan dan perawatan lebih tinggi dan kehilangan waktu. Menurut DEKRA, organisasi keselamatan dari German, 41% kecelakaan dengan korban luka adalah berhubungan dengan masalah ban.


Saat ini sedang trend menggunakan roda yang besar dipadu dengan ban berprofil rendah. Ban profil rendah mempunyai dinding yang pendek atau rendah dengan tapak yang lebar, kadang disebut ban performa tinggi. Ban tipe ini digunakan pada kendaraan berkecepatan tinggi karena lebih stabil dan lebih besar traksinya. Biasanya tekanan ban akan lebih mudah berkurang pada ban dengan profil rendah karena volume gas di dalam ban yang lebih sedikit, jadi tekanan ban harus lebih sering dicheck.



Penggunaan nitrogen untuk mengisi ban cukup baik karena:

·        nitrogen lebih sulit keluar dari pori-pori ban

·        nitrogren tidak korosif

·        nitrogen tidak mengandung oksigen dan uap air yang menyebabkan korosi

·        nitrogen tidak mengandung uap air yang menyerap panas


Tapi menimbang harga nitrogen yang masih cukup mahal, maka lebih menguntungkan jika anda membeli alat ukur tekanan ban (tire pressure gauge) dan mengisi ban anda dengan udara secara teratur. Pastikan kompresor selalu dibuang air kondensasi (embun) dari dalam tabungnya agar udara yang dipompa ke ban tidak lembab.


Konversi satuan:
1 psi = 0,07 kg/cm2 = 6,89 kpa

No comments:

Post a Comment

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site