Monday, December 12, 2011

Mengukur Ketinggian Objek dari Jarak Jauh dengan Rumus Sinus

Jika dibutuhkan untuk mengukur ketinggian objek dari jarak tertentu dengan tidak mendatangi objek tersebut, jarak pengamat dari objek juga tidak diketahui. Maka cukup dengan alat pengukur sudut atau busur derajat dan pengukur jarak, pengukuran ini bisa dikalkulasi. Jarak dari pengamat ke objek juga dapat dihitung, tanpa perlu mendatangi objek.

Cara ini menggunakan rumus sinus yaitu:



Data yang harus diketahui atau diukur hanyalah:
pada titik A, sudut dari bidang datar ke objek = a
            jarak mendatar dari titik A ke titik B = L
            pada titik B, sudut dari bidang datar ke objek = b

Sehingga kemudian dapat dihitung:
jarak lurus dari titik A ke objek = b = sin b x L / sin g = sin b x L / sin (180 – ab )
tinggi objek dari adalah = T = sin a x b
jarak horizontal dari titik A ke O atau kaki objek = A-O = ( b2 – T2 )1/2        

Untuk mendapat hasil yang akurat maka jarak A ke B atau L harus sebesar mungkin, dan garis L ini adalah garis lurus imajiner yang melalui titk A dan titik O atau kaki objek. Para surveyor di bidang geodesi menggunakan Theodolit atau Total Station, yaitu suatu alat yang mampu mengukur jarak sampai 1500 meter dengan akurasi 1,5mm dengan microwave atau infrared, dan mampu mengukur sudut dengan akurasi mencapai 0,5 detik, sehingga didapat hasil pengukuran yang sangat akurat.

Dokumen Excel terlampir mempunyai rumus untuk menghitung tinggi, dan jarak ke suatu objek.
Satuan jarak dan yang digunakan bisa apa saja, misal: meter, km, feet, mile, dll.
Untuk pengukuran sudut, selalu menggunakan satuan derajat.

No comments:

Post a Comment

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site