Tuesday, December 13, 2011

Mengukur Jarak dengan Kertas, Penggaris dan Pena

Anda dapat menghitung suatu jarak sampai ratusan meter, bahkan kilometer dengan metoda segitiga. Anda tidak perlu mendatangi objek yang akan diukur jaraknya, tapi objek tersebut harus terlihat dari kejauhan. Alat yang digunakan adalah:
·         pensil, sebaiknya berbatang silindris agar bisa menggelinding
·         penggaris
·         kertas
·         pengukur jarak, jika diperlukan

Prinsipnya adalah ada dua segitiga, yang satu kecil dan satunya lagi besar, dan keduanya mempunyai sudut-sudut yang sama besarnya, maka perbandingan sisi-sisi kedua segitiga itu akan sama, lihat gambar:



Segitiga abc mempunyai sudut-sudut yang sama dengan segitiga ABC:
sudut a = sudut A
sudut b = sudut B
sudut c = sudut C
dan perbandingan panjang setiap sisi akan sama:
ab / AB = bc / BC = ca / CA = skala

Dengan kata lain, jika segitiga abc diperbesar sesuai skala maka akan didapat segitiga ABC yang sebangun dengan segitiga aslinya (segitiga abc). Prinsip ini digunakan untuk menghitung suatu jarak dalam metode segitiga ini.

Lihat gambar dibawah, dengan menggambarkan suatu segitiga yang sebangun dengan segitiga A-B-objek pada kertas, dan jarak dari A ke B diketahui, maka jarak dari A ke objek dan dari  B ke objek dapat dihitung berdasarkan skala gambar.



PROSEDUR:
Tentukan tempat A dan tempat B dengan jarak diantara keduanya diketahui, bisa menggunakan pengukur jarak, menggunakan tripmeter kendaraan, patokan jarak pada jalanan, dll .

Siapkan suatu bidang datar (misal: meja, papan, dll) sebagai landasan untuk menggambar segitiga pada kertas. Sebaiknya gunakan pensil yang berbentuk silindris, agar dapat digunakan untuk test kedataran meja. Tanda suatu bidang adalah datar jika pensil tidak menggelinding di arah panjang meja, juga tidak menggelinding di arah lebar meja. Dapat juga menggunakan kelereng untuk memastikan kedataran meja, kelereng tidak boleh menggelinding kearah manapun jika diletakkan diatas meja.

Di tempat A
Gambarkan garis a-b pada kertas, posisikan garis tersebut agar ada bidang kosong yang besar pada kertas untuk menggambar titik objek. Pada gambar dibawah tampak garis a-b dilukiskan pada bagian bawah kertas agar ada ruang kosong untuk gambar titik objek.



Letakkan kertas pada bidang datar di tempat A. Posisikan kertas agar garis a-b pada kertas berada segaris dengan garis imajiner dari tempat A ke tempat B. Dapat dilakukan dengan mendirikan penggaris di sepanjang garis a-b lalu penggaris tersebut dibidikkan ke titik B. Pastikan kertas tidak bergerak.



Letakkan penggaris di titik a dan bidik penggaris dari titik a ke objek. Gambarkan garis  dari A ke objek tersebut pada kertas. Pastikan garis a-b masih tetap segaris dengan garis imajiner dari tempat A ke tempat B. Maka sudah mulai tampak ada dua sisi dari suatu segitiga, sebagaimana gambar dibawah:



Di tempat B
Sekarang berpindahlah ke tempat B. Tempatkan kertas pada bidang datar di tempat B. Posisikan kertas agar garis a-b segaris dengan garis imajiner dari tempat B ke tempat A,  pastikan kertas tidak bergerak.



Posisikan penggaris diatas titik b, dan bidikkan penggaris agar segaris dengan garis imajiner dari tempat B ke objek, gambarkan garis tersebut pada kertas, sebagaimana dibawah:



Sekarang sudah terlihat terbentuknya segitiga pada kertas yang dapat dinamakan sebagai segitiga abo. Sisi-sisi segitiga ini dapat diukur panjangnya dengan penggaris. 



Karena jarak antara tempat A ke tempat B sudah diketahui, maka perbandingan panjang garis a-b dengan jarak tempat A ke tempat B adalah skala dari gambar ini. Misal jarak dari tempat A ke tempat B diketahui 50 meter, dan panjang garis a-b pada gambar segitiga adalah 5 cm, maka skala gambar adalah 5 berbanding 5000 atau sama dengan 1 : 1000.

Jika panjang garis a-o pada gambar terukur dengan penggaris adalah 30 cm, maka jarak dari tempat A ke objek adalah:
            30 cm x 1000 = 30.000 cm = 300 meter

Jika panjang garis b-o pada gambar adalah 25 cm, maka jarak dari tempat B ke objek adalah:
            25 cm x 1000 = 25.000 cm = 250 meter

Metode segitiga ini juga dapat digunakan untuk menggambar peta dengan skala dan ukuran yang cukup akurat. Tanpa harus mengukur secara langsung jarak-jarak dari tiap posisi objek satu per satu.



No comments:

Post a Comment

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site