Thursday, October 20, 2011

Banjir di Thailand terburuk sejak 1949


Banjir yang saat ini terjadi di Thailand adalah yang terburuk selama 50 tahun terakhir. Banjir menggenangi 60 wilayah dari total 77 wilayah provinsi di Thailand.

Travel warning sudah diterbitkan di 21 negara termasuk America, Mexico, Spanyol.

Thailand adalah penghasil pangan nomor 2 di ASEAN dengan Produk Domestik Bruto juga nomor 2 di ASEAN. Dengan banjirnya Thailand maka dapat berpengaruh besar pada situasi ekonomi regional ASEAN.

Mengingat beberapa pabrikan besar dari Jepang seperti Honda dan Toyota mempunyai fasilitas di Thailand, banjirnya Thailand dapat mempengaruhi ekonomi dunia seluruhnya.

Menteri Keuangan Thailand Thirachai Phuvanatnaranubala memperkirakan pertumbuhan ekonomi Thailand hanya sebesar 1,7 persen akibat banjir ini.

Situasi politik bisa jadi akan buruk dipicu adanya banjir ini. Oposisi Thailand nampaknya tidak mau berkompromi dan bekerja sama mengatasi masalah dengan PM Yingluck Shinawatra yang baru menjabat sebagai Perdana Menteri selama sekitar 2,5 bulan, beliau dilantik 5 Agustus 2011.

Situasi ini mengingatkan saya dengan Presiden SBY di 26 Desember 2004, saat Indonesia dilanda tsunami dan berlanjut dengan berbagai bencana. Beliau baru menjabat selama sekitar dua bulan saat tsunami terjadi, setelah dilantik pada 20 Oktober 2004.

Semoga Thailand tabah dan berhasil melalui cobaan ini dan bersama-sama kembali memperkuat dan meningkatkan ekonomi di regional ASEAN.

No comments:

Post a Comment

Your positive comment will be highly appreciated to improve this site