Saturday, November 22, 2014

Melepas Ball Joint Macet Dengan Dongkrak Dan Obeng


Ball joint pada kendaraan berfungsi seperti sendi peluru,yang mana dapat berputar hampir ke segala arah. Digunakan pada roda depan agar roda dapat berbelok kiri-kanan dan suspensi dapat bergerak naik-turun. 

Ball joint diganti jika sudah terjadi keausan yang menyebabkan kelonggaran (end play) yang besar. Hal ini dapat dirasakan di roda kemudi dimana ada gerakan bebas yang besar, bisa lebih dari 1 cm, saat roda kemudi diputar. Jarak bebas pada setir dalam bahasa sehari-hari sering disebut sebagai: spelling, spelleng, setir pre (free). Terjadinya jarak bebas yang besar pada kemudi juga bisa disebabkan oleh ausnya tie rod, selain oleh ausnya ball joint, dan dapat juga oleh ausnya bearing roda.

Untuk memastikan maka roda depan perlu didongkrak, lalu roda digerak-gerakkan dengan tangan ke arah kiri-kanan kendaraan. Perhatikan apakah kelonggaran terjadi pada balljoint, atau pada tierod, atau pada bearing. Beberapa spesifikasi kendaraan hanya memperbolehkan kelonggaran maximal 3.18 mm (0.125 inchi) saat roda digerak-gerakkan. Jika terlalu longgar maka beresiko roda lepas saat sedang dikendarai. Pengukuran kelonggaran dapat dilakukan dengan menempelkan micrometer pada bibir terluar / radius terbesar dari velg.

Kelonggaran pada tierod, biasanya hanya terlihat jika roda digerak-gerakan kearah membelok, seperti gerakan membelok ke kiri-kanan.

Kelonggaran pada balljoint, biasanya akan terlihat saat roda digerak-gerakan keatas-bawah, dan gerakan ke arah keluar-dalam atau kiri-kanan kendaraan.

Kelonggaran pada bearing roda, biasanya akan terlihat mirp dengan kelonggaran pada balljoint, yaitu terjadi kelonggaran disemua arah: atas-bawah dan kiri-karan. Bearing yang aus akan menghasilkan suara dengung. Pada kendaraan sedan dengan suspensi independen jenis MacPherson strut, suara bearing yang aus dapat terdengar jelas karena gelombang suara bearing mudah merambat menuju ruang kabin. Pada kendaraan jip dengan suspensi pegas daun, biasanya suara bearing tidak terlalu terdengar walau roda sudah sangat tinggi kelonggarannya, kadang disebut oblak.

Mengganti balljoint sering menghadapi persoalan sulitnya melepas balljoint yang sudah macet. Walau murnya sudah dilepas, diberi pelumas, dan bahkan sudah dipukul-pukul dengan palu tapi balljoint tetap bandel tidak mau bergerak. Bahkan bisa terjadi kerusakan karena dipukul-pukul palu.

videoProsedur melepas ball joint macet dengan dongkrak ini dapat diterapkan pada suspensi jenis independen seperti suspensi MacPherson strut yang populer digunakan pada roda depan sedan seperti: Toyota, Mitsubishi, Honda, Ford, Daihatsu, dan lain-lain.

Dongkrak kendaraan pada bagian body, bukan pada lengan suspensi (swing arm), lepaskan ban. Pasang ganjal body (jackstand) agar kendaraan aman bergantung tanpa ban, lepaskan dongkrak dari bodi. Nantinya dongkrak tersebut akan digunakan untuk melepas ball joint. Jika anda tidak memiliki jackstand, maka dapat menggunakan ban serap yang dilapisi dengan balok diatasnya untuk menahan bodi. Jangan hanya mengandalkan dongkrak, karena dongkrak kurang stabil.



Menurut saya, menggunakan ban yang diberi balok kayu lebih aman daripada menggunakan jackstand, terutama saat menerapkan teknik melepas ball joint sebagaimana dibahas di artikel ini. Karena ban lebih luas bidangnya yang menjadi landasan, dan balok kayu lebih luas bidangnya yang menyentuh bagian bawah kendaraan, sehingga lebih stabil dan tidak beresiko merusak bodi kendaraan. Sedangkan jakstand kakinya lebih sempit dan bagian atasnya lebih kecil dan keras, sehingga kurang stabil dan dapat membuat penyok bodi. Dan tentu saja ban dengan balok kayu lebih ekonomis daripada harus membeli jackstand.

Beberapa desain velg mempunyai bagian luar atau muka yang cembung dan melampaui bibir ban, sehingga velg bergores jika bagian muka yang cembung ini menyentuh lantai. Seperti pada foto, bagian muka velg menghadap ke atas agar tidak  tergores lantai.

Buka pin tierod, kendurkan mur tierod, dan lepaskan tierod. Tierod relatif lebih mudah dilepas daripada balljoint. Tierod yang macet dapat dilepas dengan tracker atau dengan memukul dengan palu pada pegangan tierod. Hati-hati jika memukul tierod, pastikan arah pukulan tidak searah gerakan membelok roda, agar tidak terjadi kerusakan pada sistem kemudi. Pada foto tampak tierod masih terpasang, dan terlihat ada bagian yang memanjang atau berlebih dari rangka yang memegang tierod. Bagian rangka yang berlebih ini boleh dipukul palu sesuai arah panah merah jika tierod macet.

Pada beberapa kendaraan melepas balljoint dapat dilakukan tanpa melepas tierod. Tapi menimbang unsur keselamatan (safety), dan karena melepas ball joint membutuhkan tenaga yang besar dan sering harus dipukul keras dengan palu. Maka agar tidak terjadi kerusakana pada sistem kemudi, maka sebaiknya tierod dilepas sebelum melepas balljoint. Pada video tampak balljoint masih terpasang, tapi pinnya sudah dilepas. Tierod pada video sudah lebih dulu dilepas dan diposisikan kembali sebagai pengaman.

Lepaskan pin dari mur balljoint. Kendurkan mur balljoint, tapi tidak melepasnya. Biarkan mur tersebut tetap terpasang dengan jarak sekitar 2-5mm dari posisi terkunci. Hal ini sebagai pengaman saat balljoint terlepas, maka swingarm masih bisa aman bergantung. Mur balljoint pada video terlihat masih terpasang, tapi sudah dikendurkan.

Saat lengan suspensi (swing arm) bergantung bebas tanpa didongkrak, dapat terlihat adanya celah sempit diantara swing arm dengan pegangan ball joint.

Jika swing arm diangkat dengan dongkrak, maka celah diantara swing arm dengan pegangan ball joint akan melebar. Semakin tinggi didongkrak maka semakin besar celah tersebut. Jika dongkrak swing arm diturunkan maka, maka celah tersebut akan menyempit kembali.

Dengan swing arm yang sedang diangkat dongkrak, selipkan sebatang besi di celah tersebut, pastikan batang besi tersebut pas ukurannya dengan celah, tidak longgar. Bila perlu ketok pelan-pelan dengan palu agar batang besi dapat menyelip di celah. Pada video saya menyelipkan sebatang obeng di celah antara pegangan ball joint dengan swing arm.

Saya biasanya menggunakan dongkrak buaya, tampak pada video berwarna merah, atau dongkrak jenis hidrolik lainnya karena mudah menaikkan dan menurunkannya agar balljoint segera terlepas.

Saat mendongkrak swing arm, pastikan bodi kendaraan tidak melayang karena bodi akan ikut terangkat. Tambahkan balok kayu untuk menahan bodi, agar bodi tidak terbanting saat dongkrak swing arm mendadak diturunkan. Terutama jika menggunakan dongkrak hidrolik yang dapat turun dengan cepat.

Jika balljoint akan digunakan kembali, seperti saat mengganti bearing roda, perbaikan dan penggantian kopling dan as roda pada front wheel drive. Hati-hati saat selipkan obeng agar tidak merusak karet abu balljoint.

Saat obeng terselip mantap, turunkan dongkrak swing arm. Celah diantara pegangan ball joint dan swing arm menyempit, tapi karena ada obeng yang terselip diantaranya, maka pegangan ball joint akan terdorong lepas dari ball joint.

Jika ball joint belum terlepas ulangi prosedur di atas. Rangka pegangan ball joint boleh diketok palu saat obeng sudah terjepit dan dongkrak swing arm sudah turun tapi balljoint belum lepas. Mur ball joint juga boleh diketuk palu dari samping dengan bantuan kunci pas. Tapi mengetok mur ball joint jangan terlalu keras sampai batang ball joint bengkok, jika ini terjadi maka akan sangat sulit melepas ball joint.

Jika terpaksa mengetuk mur ball joint dengan keras, maka pastikan posisi mur sudah terpasang maximal tapi tidak diketatkan, atau serendah 1 mm dari posisi ketat. Sebagaimana azas pengungkit, mur dengan posisi rendah akan lebih kuat mencegah batang ball joint bengkok saat dipukul dari samping dengan bantuan kunci pas. Sebaliknya posisi mur  yang tinggi akan mudah membuat batang ball joint bengkok saat dipukul dari samping.

 Dalam video terdengar suara berderak saat dongkrak buaya diturunkan, itu adalah suara ball joint macet yang sedang terlepas.

Jika video tidak bisa diakses di artikel ini maka dapat melihat ke YouTube dengan alamat:
http://youtu.be/qWxG1P_gpCo