Wednesday, September 10, 2014

Why ABS Warning Flash On After Wheel Bearing Replacement?




Wheel bearing in this video has a ring with magnetic poles (North-South) to create electric pulse when vehicle wheel is spinning. Magnetic ring is checked by attaching a metal plate, to find out which part of bearing contains magnetic force to pull that metal plate.


When replacing a wheel bearing with integrated magnetic ring, always make sure the direction in which the bearing is installed. The magnetic ring must be positioned close to ABS (Anti-lock Braking System) sensor.

In in this video, brown ring has magnets and must be positioned close to the ABS sensor.

See the attached photo of bearing installation, we can see brown ring is fitted to the direction to make it close to the ABS sensor. ABS sensor position is indicated by red arrow.

If the bearing was installed in wrong position, ABS will not work and the ABS warning will be light on continuously. But the vehicle brake system is still functioning normally so that the vehicle can still be operated, only ABS does not working. This happens because the ABS requires rotational speed data of each vehicle wheel. So if one wheel does not provide data, the ABS system will not working.

Wrong positioned bearing must be replaced with a new bearing. Because the old bearing will be damaged when dismantling.

After a new bearing is installed correctly. Then run the vehicle about 40 kmh (25 mph) in order to get rotational speed data for ABS of each wheel. ABS warning light will be turned off by itself.


Applicable to vehicle of year 2000 - now, such as: Toyota, Porsche, Honda, Mazda, Suzuki, Audi Volkswagen (VW), Ford, Pontiac, Dodge, Jeep, Mercedes Benz, Jaguar, BMW, etc.


video


YouTube video: http://youtu.be/B6pGrqPiqhYhttp://youtu.be/B6pGrqPiqhY





Mengapa Lampu Peringatan ABS Menyala Setelah Bearing Roda Diganti?

Bearing / bantalan roda di video ini memiliki cincin berkutub magnet (Utara-Selatan) sehingga membuat pulsa ketika roda kendaraan berputar. Cincin yang bermagnet dideteksi dengan menempelkan pelat besi, untuk mengetahui bagian manakah dari bearing yang mempunyai gaya magnet yang menarik pelat besi tersebut. 

Jika mengganti bearing roda dengan cincin magnet terintegrasi, selalu pastikan arah di mana bantalan dipasang. Cincin magnet harus diposisikan dekat dengan sensor ABS (Anti-lock Braking System).

Dalam di video ini, cincin berwarna coklat bermagnet dan harus dipasang di dekat sensor ABS.

Lihat foto terlampir, dalam pemasangan bearing, terlihat ring berwarna coklat dipasang ke arah dimana ring coklat tersebut berdekatan dengan sensor ABS. Posisi sensor ABS ditunjukkan oleh panah merah.

Jika bearing salah posisi saat dipasang, maka system ABS tidak akan bekerja dan lampu peringatan ABS akan menyala terus-menerus. Tapi system rem kendaraan masih berfungsi normal sehingga kendaraan tetap dapat dioperasikan, hanya ABS nya saja yang tidak berfungsi. Hal ini terjadi karena system ABS membutuhkan data kecepatan putar dari tiap roda kendaraan. Jadi jika salah satu roda tidak memberikan data kecepatan putar, maka system ABS akan otomatis tidak berfungsi.

Bearing yang salah posisi harus dibongkar kembali dan harus diganti dengan bearing baru. Karena bearing yang lama pasti akan rusak saat pembongkaran.

Jika bearing yang baru sudah terpasang dengan benar. Lalu jalankan kendaraan sekitar 40 km/jam agar system ABS mendapat data kecepatan putar setiap roda. Selanjutnya lampu peringatan system ABS akan mati dengan sendirinya.